Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Final SCM Cup 2015, Sriwijaya Vs Arema (27/1), Singo Edan Waspadai Trio Maut SFC

Arema Cronus memberikan perhatian lebih kepada trio maut Sriwijaya FC, Ferdinan Sinaga, Titus Bonai, dan Patrich Wanggai dalam partai final turnamen SCM Cup 2015 di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa (27/1).
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 26 Januari 2015  |  14:31 WIB
Arema versus Sriwijaya FC - Antara
Arema versus Sriwijaya FC - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Arema Cronus memberikan perhatian lebih kepada trio maut Sriwijaya FC, Ferdinan Sinaga, Titus Bonai, dan Patrich Wanggai dalam partai final turnamen SCM Cup 2015 di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa (27/1).

Singo Edan lebih mewaspadai sisi teknik tim tuan rumah, yang kini memiliki trio maut, Ferdinand Sinaga, Titus Bonai dan Patrich Wanggai.

Mereka adalah trisula timnas U-23 kala menyabet medali perak SEA Games 2011, yang kini disatukan kembali di skuat asuhan Benny Dolo.

“Mereka punya Ferdinand Sinaga, Tibo dan Wanggai, itu yang harus kami takuti. Bagaimana pun final SCM Cup pemain harus menghentikan pergerakan mereka,” kata Asisten Pelatih Arema Djoko Susilo.

Dia mengungkapkan sedikit kikuk menghadapi kekuatan besar Laskar Wong Kito di bawah pelatih Benny “Bendol” Dollo, yang memiliki pemain berkualitas.

Bahkan, bisa-bisa anak asuhnya bakal kehabisan tenaga meladeni Ferdinand dkk.

“Walau saya tahu, bola pasti mengarah ke tiga striker tersebut. Tapi tetap saja, sangat menguras tenaga pemain saya nantinya,” ujar Gethuk, sapaan akrab Djoko Susilo.

Kekhawatiran Gethuk cukup beralasan, selain harus berjibaku menghadapi Laskar Wong Kito. Arema Cronus datang ke Bumi Sriwijaya memiliki agenda pertandingan padat.

“Karena kami juga harus simpan tenaga untuk menghadapi Persib di final Inter Island Cup (IIC) 2014. Makanya setelah pertandingan SCM Cup kami tetap di Palembang karena ada laga lagi,” ungkapnya.

Faktor kelelahan, sambung Gethuk, menjadi hal yang menjadi pemikiran mereka saat bentrok dengan SFC besok malam. Karena pada semifinal kemarin, mereka harus dipaksa Persebaya bermain 120 menit untuk mencapai final.

Dia berharap menghadapi SFC kami tetap bermain maksimal. "Karena kami tidak bisa merotasi pemain pada laga-laga penting seperti ini. Kemungkinan pelatih tetap memasang pemain inti,” ungkapnya. (Ligaindonesia)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

SCM CUP 2015
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top