Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kronologi Manchester City Melanggar Aturan FFP dan Ancaman Sanksinya

Manchester City tengah dalam sorotan karena diduga melakukan pelanggaran terhadap aturan Financial Fair Play (FFP) Liga Inggris. Berikut kronologinya.
Taufan Bara Mukti
Taufan Bara Mukti - Bisnis.com 07 Februari 2023  |  09:16 WIB
Kronologi Manchester City Melanggar Aturan FFP dan Ancaman Sanksinya
Manchester City juara Piala Liga Inggris (EFL Cup/Carabao Cup) 20202021. - [email protected]

Bisnis.com, SOLO - Manchester City tengah dalam sorotan karena diduga melakukan pelanggaran terhadap aturan Financial Fair Play (FFP) Premier League. Berikut kronologinya.

Premier League melalui laman resminya membuat pernyataan tentang dugaan pelanggaran FFP yang dilakukan oleh Manchester City, Senin (6/2/2023).

Aturan FFP Premier League mengizinkan sebuah tim mengalami kerugian 105 juta pounds dalam waktu tiga tahun. Hal berbeda tertulis dalam aturan UEFA yang hanya menolerir kerugian sebesar 53 juta pounds.

Dalam pernyataannya, Premier League mendakwa Manchester City telah melakukan pelanggaran lebih dari 100 kali dalam kurun waktu 9 tahun.

Pelanggaran ini mencakup beberapa aspek, mulai dari finansial klub, renumerasi nilai kontrak, laporan keuangan fiktif, dan lain sebagainya.

Premier League tak membagikan secara detail pelanggaran yang dilakukan The Citizens. Penyelenggara Liga Inggris itu menyatakan penyelidikan akan berlangsung tertutup.

Yang jelas, Manchester City terancam sanksi berat jika akhirnya dinyatakan bersalah melanggar aturan FFP Liga Inggris.

Berikut kronologi kasus Manchester City:

Halaman:
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Manchester City Financial Fair Play Premier League Liga Inggris
Editor : Taufan Bara Mukti

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    Terpopuler

    Banner E-paper
    back to top To top