Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Demo Covid-19 Meluas, TV China Sensor Penonton Piala Dunia 2022 Tanpa Masker

Stasiun televisi penyiaran China menyensor gambar penonton tanpa masker pada pertandingan Piala Dunia Qatar 2022.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 28 November 2022  |  13:42 WIB
Demo Covid-19 Meluas, TV China Sensor Penonton Piala Dunia 2022 Tanpa Masker
Seorang wanita berjalan melewati instalasi promosi turnamen sepak bola Piala Dunia tahun ini, yang diadakan di Qatar, di sebuah pusat perbelanjaan di Beijing pada 17 November. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Stasiun televisi penyiaran China menyensor gambar penonton pertandingan bola tanpa menggunakan masker di Piala Dunia Qatar 2022.

Hal itu dilakukan karena di China sedang terjadi peningkatan kasus Covid-19, sehingga pembatasan dan penguncian wilayah sedang dilakukan.

China jadi negara dengan ekonomi besar terakhir yang masih berusaha mengatasi penyebaran Covid-19 secara domestik dengan pemberlakuan lockdown, karantina panjang, dan tes uji Covid-19 secara massal.

Adapun, selama siaran Piala Dunia 2022 di Qatar berlangsung pada Minggu (27/11/2022) dalam pertandingan antara Jepang dan Kosta Rika, penyiar CCTV Sports mengganti gambar close-up wajah penonton tanpa masker yang mengibarkan bendera dengan gambar pemain, atau stadion sepak bola.

CCTV Sports memperlihatkan gambar penonton dari jarak jauh, sehingga sulit untuk melihat wajah penonton per-individu, seperti dilansir dari CNA, Senin (28/11/2022).

Meski begitu, lebih sedikit gambar penonton yang diambil dibandingkan dengan siaran langsung dari pertandingan yang sama di platform online termasuk Douyin, TikTok versi China.

Puluhan juta orang di kota-kota besar termasuk Beijing, Guangzhou, dan Chongqing di China dilakukan pembatasan wilayah pada Minggu (27/11/2022), berbanding terbalik dengan kerumunan heboh Piala Dunia Qatar, sehingga membuat semakin marah banyak pengguna media sosial China.

Banyak pihak mempertanyakan kebijakan Covid-19 di negara itu, dan menganggap China kini berada di planet yang berbeda dengan Piala Dunia Qatar di aplikasi perpesanan WeChat yang populer, sebelum sensor menghapusnya dari platform tersebut.

Ratusan warga sipil China turun ke jalan di Beijing dan Shanghai pada Minggu (27/11/2022) untuk memprotes kebijakan nol-Covid di China dengan mengungkap kemarahan publik yang jarang sekali terjadi di suatu negara, termasuk China.

Adapun kebakaran apartemen di Kota Urumqi, Ibu Kota wilayah Xinjiang, China telah memicu protes yang menyebabkan tuduhan bahwa lockdown menjadi faktor penyebab kebakaran yang menewaskan 10 orang di wilayah itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 piala dunia 2022 china Lockdown
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top