Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Isu Sepak Bola Gajah hingga Digugat ke Pengadilan, Menpora Yakin Liga 1 Fair

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, buka suara terkait polemik Liga 1 2021-2022 hingga digugat ke pengadilan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 April 2022  |  12:00 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali  - Antara
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, buka suara terkait polemik Liga 1 2021-2022 hingga digugat ke pengadilan.

Menpora Zainudin Amali turut mendengar kabar bahwa ada gugatan yang dilayangke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait kompetisi Liga 1 2021-2022.

Beberapa orang yang mengajukan gugatan menilai ada indikasi kecurangan dan pengaturan skor (sepak bola gajah) di Liga 1 2021-2022.

Menanggapi hal itu, Menpora Zainudin Amali memberikan tanggapan. Menurut Zainudin Amali, kompetisi Liga 1 2021-2022 sudah berjalan dengan adil.

Zainudin Amali juga menjawab keraguan publik soal hasil laga Persib vs Barito Putera pada pekan pamungkas.

Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut, penalti pemain Persib, David da Silva, menjadi sorotan. David da Silva ketika itu gagal mencetak gol dari tendangan penaltinya.

Karena hasil seri tersebut, Barito yang akhirnya lolos dari degradasi. Sedangkan Persipura Jayapura harus turun ke Liga 2.

Rangkaian dua hasil ini kemudian digugat olah sejumlah pihak ke pengadilan. Menpora ditanya soal gugatan tersebut.

"Saya meyakini PSSI sekarang sudah sangat ketat. Apalagi yang Liga 1. Kalau Liga 3 seperti yang kita dengar kemarin. Kalau Liga 1 saya yakin benar-benar fair dan saya juga nonton," kata Menpora kepada wartawan.

Menpora juga menyebutkan, jika sengketa yang terjadi di dunia dalam olahraga tidak bisa dibawa ke pengadilan. Kecuali, jika ditemukan adanya indikasi tindak pidana.

Menpora menyampaikan komentarnya menanggapi gugatan dari empat orang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Empat orang itu (Emilianus Tikuk, Yan Piet Sada, Yulianus Dwaa dan Paul Finsen Mayor) menggugat PSSI, Persib Bandung, Barito Putera, dan David da Silva.

Isi gugatan itu antara lain meminta pertandingan Persib vs Barito Putera di pekan terakhir dibatalkan atau digelar ulang, karena ada dugaan sepak bola gajah.

Kemudian Persipura yang disebut sebagai klub kebanggaan para penggugat batal terdegradasi ke Liga 2. Menpora menyebut gugatan itu tak tepat.

"Tidak ada. Kan di dalam undang-undang keolahragaan ada, ada badan arbitrase, kecuali ada tindak pidana itu baru bisa. Kalau cuma urusan olahraga ada di arbitrase," ujar Menpora.

"Saya tidak menyayangkan, karena saya tahu persis apa yang dilakukan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Saya hadir kok, saya juga nonton langsung di tayangan streaming. Jadi Liga 1 itu bersih," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pssi menpora Liga 1 Zainudin Amali

Sumber : Tempo

Editor : Taufan Bara Mukti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top