Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Rasisme, Pangeran William Ikut Gerakan Boikot Media Sosial

Klub dan koalisi organisasi sepak bola, termasuk Asosiasi Sepak Bola Inggris FA dan Liga Premier mengatakan tidak akan mengunggah konten dalam kanal media sosial mereka akhir pekan ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 April 2021  |  23:18 WIB
Kate Middleton (Duchess of Cambridge) dan Pangeran William  - Reuters
Kate Middleton (Duchess of Cambridge) dan Pangeran William - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pangeran William mengatakan akan bergabung dengan gerakan boikot media sosial akhir pekan ini yang diinisiasi oleh klub-klub sepak bola dan badan pengawas olahraga sebagai protes terhadap kasus rasisme terhadap pemain.

"Sebagai Presiden FA (Asosiasi Sepak Bola) saya bergabung dengan seluruh komunitas sepak bola dalam boikot media sosial akhir pekan ini," cuit Duke of Cambridge, Jumat.

Klub dan koalisi organisasi sepak bola, termasuk Asosiasi Sepak Bola Inggris FA dan Liga Premier mengatakan tidak akan mengunggah konten dalam kanal media sosial mereka akhir pekan ini.

Kampanye ini telah berkembang melampaui olahraga sepak bola itu sendiri, dengan badan olahraga lain turut bergabung, ditambah sponsor dan broadcaster.

Keluarga kerajaan Inggris sedang diterpa prasangka setelah adik laki-laki William, Harry dan istrinya Meghan menuduh anggota kerajaan yang tidak disebutkan namanya berlaku rasis.

Tudingan tersebut mendorong William mempertahankan institusi yang pada akhirnya akan dia pimpin itu. "Kami sama sekali bukan keluarga rasis," kata William.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top