Kalah 0 - 3 di Frankfurt, Leverkusen Gagal Pimpin Klasemen Bundesliga

Bayer 04 Leverkusen membuang kesempatan langka memimpin klasemen Bundesliga setelah kalah 0 - 3 melawan Eintracht Frankfurt yang dua gol di antaranya dicetak oleh pemain Portugal Goncalo Paciencia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Oktober 2019  |  08:06 WIB
Kalah 0 - 3 di Frankfurt, Leverkusen Gagal Pimpin Klasemen Bundesliga
Penyerang Frankfurt Goncalo Paciencia (kiri) menjebol gawang Bayer 04 Leverkusen yang dikawal kiper Lucas Hradecky. - Twitter@eintracht_eng

Bisnis.com, JAKARTA – Bayer 04 Leverkusen membuang kesempatan langka memimpin klasemen Bundesliga setelah kalah 0 - 3 melawan Eintracht Frankfurt yang dua gol di antaranya dicetak oleh pemain Portugal Goncalo Paciencia.

Seandainya memenangi pertandingan pembuka pekan kedelapan pada Sabtu (19/10/2019) dini hari WIB ini, Leverkusen akan memuncaki klasemen dengan selisih 1 poin di atas pesaingnya. Namun, tuan rumah Frankfurt tampil kuat pada babak pertama untuk mengendalikan cepat arah permainan.

Mereka dua kali membobol gawang Leverkusen melalui Paciencia bahkan sebelum Leverkusen menemukan pijakannya pada pertandingan ini.

Paciencia membawa Frankfurt unggul 1 - 0 pada menit keempat dan dia gandakan pada menit ke-13 dari tendangan penalti setelah mengecoh penjaga gawang Lukas Hradecky.

Kiper Frankfurt Frederik Ronnow kemudian melakukan rangkaian penyelamatan gemilang pada babak kedua, termasuk mementahkan sundulan Lucas Alario, untuk melindungi keunggulan dua gol timnya sebelum Bas Dost menyempurnakan kemenangan menjadi 3 - 0 pada menit ke-80.

Kemenangan ini mengantarkan Frankfurt ke posisi ketujuh dalam klasemen dengan 14 poin, atau di atas Leverkusen berkat unggul selisih gol.

Pemuncak klasemen Borussia Moenchengladbach dengan koleksi poin 16 menjamu Borussia Dortmund Sabtu ini, sedangkan juara bertahan Bayern Munchen yang menempati posisi ketiga dengan 14 poin menghadapi Augsburg dalam derby Bavaria.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bundesliga

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top