Pra-Piala Asia U-16 : Indonesia vs Filipina Ibarat Final, Peluang Lolos Besar

Timnas Indonesia U-16 segera berjuang untuk merebut satu tempat di putaran final Piala Asia U-16 edisi 2020 dengan menjalani tiga pertandingan di Grup G Pra-Piala Asia U-16.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 16 September 2019  |  17:26 WIB
Pra-Piala Asia U-16 : Indonesia vs Filipina Ibarat Final, Peluang Lolos Besar
Timnas Indonesia U-16 - PSSI.org

Bisnis.com, JAKARTA – Timnas Indonesia U-16 segera berjuang untuk merebut satu tempat di putaran final Piala Asia U-16 edisi 2020 dengan menjalani tiga pertandingan di Grup G Pra-Piala Asia U-16 dengan skuat asuhan Bima Sakti Tukiman bertindak sebagai tuan rumah.

Garuda Muda akan berjuang melewati hadangan tim kuat China, kemudian Filipina, Brunei Darussalam, dan Northern Mariana Islands. Pertandingan digelar di Stadion Madya dan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta.

Di laga perdana Timnas Indonesia yang digelar pada Senin (16/9/2019) malam yang direncanakan disiarkan secara langsung oleh RCTI, Indonesia bakal jumpa Filipina.

Bisa disebut laga melawan Filipina ini merupakan laga penentu, ibarat partai final, untuk membidik setidaknya posisi sebagai salah satu dari empat runner up terbaik untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-17 tahun depan.

Bagaimanapun, harus diakui bahwa China bukan lawan mudah untuk ditaklukkan. Bukan pula sombong apabila kita katakan bahwa kualitas Garuda Muda hampir pasti lebih baik dibandingkan dengan Brunei Darussalam dan Northern Mariana Islands.

Perhitungan di hadapan Filipina pun serupa. Brunei dan Northern Mariana Islands bukan bandingan mereka. Hasil laga akhir pekan lalu sudah membuktikan kualitas Filipina mampu menghantam Northern Mariana Islands dengan skor telak 7-0.

Maknanya, dengan perkiraan realistis bahwa China bukan lawan mudah untuk ditaklukkan, maka laga kontra Filipina layak diibaratkan sebagai laga “final” atau penentu tim mana yang bakal finis sebagai runner up.

Di level senior, Filipina menduduki Ranking FIFA teratas di antara negara-negara Asia Tenggara. Itu tak lepas dari program naturalisasi yang mereka lakukan.

Namun, berbeda dengan di level U-16, Filipina bertahan dengan pemain asli mereka. Dalam pertemuan terakhir di Piala AFF U-15 di Chonburi, Thailand, bulan lalu, Indonesia menang telak 4 - 0. Empat gol Garuda Muda dicetak Marselino Ferdinan, Wahyu Agong, Marcell JP, dan Alex Kamuru.

Jadi, pertemuan dengan Filipina ini ibarat langsung laga final atau laga penentu, tetapi peluang menang tetap masih besar bakal menjadi milik Indonesia.

Artinya, jika menang atas Filipina, Indonesia lebih jauh berpotensi lolos ke putaran final Piala Asia tahun depan dengan potensi dua lawan berikutnya, Brunei dan Northern Mariana Islands, menjadi lumbung gol, Indonesia akan unggul selisih gol dibandingkan dengan tim-tim runner up grup-grup lain.

Total terdapat 48 tim yang terlibat dalam babak kualifikasi, yang terbagi menjadi 11 grup, A hingga K. Tujuh grup masing-masing terdiri atas empat tim serta empat grup berisi lima tim.

Setiap juara grup dipastikan lolos ke putaran final tahun depan yang sejauh ini negara tuan rumahnya belum ditentukan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Selain 11 tim juara grup, yang juga lolos ke putaran final adalah empat runner up terbaik plus tuan rumah. Apabila ternyata tuan rumah tampil sebagai juara atau salah satu dari empat runner up terbaik, tim runner up grup terbaik kelima ikut lolos ke putaran final.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Timnas U-16, Piala Asia U-16

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top