PIALA DUNIA 2018: Arab Saudi Pukul Mesir 2-1, Mohammed Salah Cetak Gol

Arab Saudi keluar dari posisi juru kunci Grup A setelah menundukkan Mesir 2-1 di pertandingan terakhir grup di Volgograd Arena, Volgograd, Senin (25/6/2018).
Martin Sihombing | 25 Juni 2018 23:21 WIB
Reaksi pemain Mesir Mohammed Salah usai Mesir kalah 1-2 dari Arab Saudi di pertandingan terakhir Grup A di Piala Dunia 2018 di Rusia, Senin (25/6/2018) - Reuters

Bisnis.com, VOLGOGRAD, Rusia - Arab Saudi keluar dari posisi juru kunci Grup A setelah menundukkan Mesir 2-1 di pertandingan terakhir grup di Volgograd Arena, Volgograd, Senin (25/6/2018).

Mesir unggul lebih dulu melalui Mohammed Salah pada menit ke-22 babak pertama. Ini gol pertama Salah di Piala Dunia.

Namun, pada masa injury time (menit ke-45+6), Arab Saudi mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan pinalti Al Faraj.   Pinalti diberikan  setelah  Fahad Al-Muwallad dijatuhkan oleh  pemain Mesir  Ali Gabr.

Kembali, pada masa injury time, di babak kedua, yakni menit ke-90+5, Arab Saudi memastikan kemenangan 2-1 lewat Al Dawsari. Hasil ini membuat Mesir harus puas di dasar klasemen Grup A karena belum mampu mengemas satu kemenangan.

 

Arab Saudi pada menit ke-41, sempat memiliki peluang untuk mencetak gol juga melalui titik pinalti. Namun, pinalti yang diberikan  wasit  setelah melihat rekanaman melalui VAR, tetapi kiper senior Mesir El Hadary mampu mematahkan tendangan  Al-Muwallad.

Mesir tampil dengan kiper berusia  45 tahun, Essam El Hadary membuatnya   pemain tertua yang ikut serta dalam putaran final Piala Dunia.

Sang kiper, veteran caps 150-plus, akan dengan nyaman memecahkan rekor Faryd Mondragon. Pemain asal Kolombia, juga seorang penjaga gawang, berusia 43 tahun dan tiga hari ketika dia bermain dalam pertandingan grup melawan Jepang empat tahun lalu.

El Hadary lebih tua dari tiga pelatih di Piala Dunia termasuk pemain Senegal berusia 42 tahun Aliou Cisse dan Mladen Krstajic, 44 tahun dari Serbia. Roberto Martinez dari Belgia juga 44.

Mesir membuat debut internasionalnya 22 tahun lalu - empat bulan setelah bos Inggris Gareth Southgate memenangkan debut di tim nasional Inggris. "Umur saya 45, tapi bagi saya, ini hanya angka di atas kertas," kata El Hadary.

"Ayah saya, yang meninggal, mengatakan kepada saya bahwa mimpinya adalah melihat saya bermain di Piala Dunia dan saya ingin membuat ayah saya bangga."

Salah satu rahasia dalam karir bermainnya yang panjang adalah menghabiskan hingga 20 menit sehari di pemandian es.

Saudi Arabia 21Al-Mosailem 6Al-Burayk 3Os Hawsawi 23M Hawsawi 13Al Shahrani 14Otayf 9Bahebri 16Al-Mogahwi 7Al Faraj 18Al Dawsari 19Al Muwallad Al-Harbi

Cadangan:  1Al-Mayoof 2Al-Harbi 8Al Shehri 10Al Sahlawi 11Al-Khaibri 12Kanno 15Al Khaibari 20Abu Radeah Aseri 22Al Owais

Mesir: 1El Hadary 7Fathy 2Gabr 6Hegazi 13Shafy 17Elneny 8Hamed 19El Said 10Salah 21Trézéguet 9Mohsen

Cadangan:  3El Mohamady 5Morsy 11Kahraba 12Ashraf 14Sobhi 15Hamdi 16Ekramy 18Shikabala 20Samir 22Warda 23El-Shenawy

Wasit:  Wilmar Roldán

Sumber : Reuters/bbc

Tag : piala dunia 2018
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top