Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelatih Claude Le Roy Tinggalkan Kongo

Pelatih Timnas Kongo asal Prancis Claude Le Roy mundur beberapa jam setelah membawa negara itu masuk tahap akhir Pra-Piala Dunia 2018 zona Afrika.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 18 November 2015  |  23:57 WIB
Pelatih Claude Le Roy Tinggalkan Kongo
Claude Le Roy - Reuters/Amr Abdallah Dalsh

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Timnas Kongo asal Prancis Claude Le Roy mundur beberapa jam setelah membawa negara yang secara geografis berada di wilayah Afrika tengah tersebut masuk tahap akhir Pra-Piala Dunia 2018 zona Afrika.

Federasi Sepak Bola Kongo (Fecofoot) menyebutkan pelatih berusia 67 tahun itu mundur secara resmi setelah Kongo mengalahkan Ethiopia dengan skor 2-1 di Brazzaville pada Selasa (17/11/2015) untuk meraih kemenangan dengan skor agregat 6-4.

"Setelah 2 tahun, saya memutuskan untuk mencari tantangan lain," kata Le Roy, yang diperkirakan bakal mengambil alih posisi pelatih di Timnas Kamerun dari Volker Finke.

Le Roy telah bekerja di benua itu hampir 30 tahun dan dalam waktu itu pelatih itu telah ikut delapan kali putaran final Piala Afrika, termasuk memenangi Piala Afrika 1988 bersama Kamerun.

Pelatih asal Prancis itu telah mencatat rekor 35 pertandingan di putaran final dan hanya sekali gagal meraih perempat final.

Dia mengambil tugas pelatih Kongo pada Januari, saat tim itu berlaga di babak 8 besar di Piala Afrika yang berlangsung di Guinea Khatulistiwa.

Le Roy merupakan pelatih berpengalaman. Sejumlah timnas telah ditanganinya yakni Kamerun, Senegal, Malaysia, Republik Demokratik Kongo (eks-Zaire), Oman, Ghana, dan Suriah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

piala afrika Timnas Kamerun Timnas Ghana

Sumber : BBC & Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top