Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penyebab Kekalahan Maroko dari Kroasia, Regragui: Tim Saya Lelah Fisik

Walid Regragui mengaku timnas Maroko lelah secara fisik setelah dikalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2022.
Timnas Maroko di Piala Dunia 2022/FIFA
Timnas Maroko di Piala Dunia 2022/FIFA

Bisnis.com, SOLO - Kroasia keluar sebagai juara ketiga Piala Dunia 2022, setelah mengalahkan Maroko 2-1.

Mengetahui hasil tersebut, Maroko mengaku tidak kecewa. Pelatih Maroko, Walid Regragui, mengatakan mereka akan meninggalkan Qatar dengan bangga dan bahagia.

Meski kalah dalam laga terakhirnya, mereka telah menjadi tim Afrika atau Arab pertama yang mencapai empat besar di Piala Dunia.

Regragui menyatakan timnya telah berusaha semaksimal mungkin saat melawan Kroasia.

"Kami ingin membawa kegembiraan bagi para penggemar. Tetapi kami tetap senang, kami berada di antara empat tim terbaik di dunia. Kami memberi semua orang pertunjukan yang bagus, kami tidak pernah menyerah. Selamat untuk Kroasia, mereka pantas mendapatkan tempat ketiga. Kami adalah tim muda yang masih belajar," katanya.

Regragui mengatakan bahwa timnya yang memiliki rekor pertahanan terbaik di Qatar sebelum kalah 2-0 dari Prancis pada Rabu lalu.

"Tentu, saya sedikit kecewa dengan kekalahan kedua berturut-turut ini, tapi kami melakukan semua yang kami bisa," kata Reragui.

Regragui pun mengakui para pemainnya kalah karena kelelahan fisik.

Kampanye Maroko di Qatar memberi sepak bola Afrika dorongan moral yang besar. Keberhasilan mereka menjadi penebusan atas 2018, ketika tidak satu pun dari lima tim Afrika yang berhasil lolos dari fase grup di Rusia.

"Saya pikir kami menunjukkan kekuatan kami, kami menunjukkan bahwa sepak bola Afrika siap menghadapi tim-tim top dunia dengan efisiensi dan bermain di level tertinggi," kata Reragui.

“Kami mungkin baru menyadari apa yang kami capai di Qatar setelah empat tahun, di Piala Dunia berikutnya. Tekanannya juga akan lebih besar, akan ada harapan di sekitar kami. Itu wajar."

"Kami membuat pencapaian yang luar biasa tetapi kami ingin melakukannya lagi. Itu tidak akan mudah tetapi itulah tujuannya."

Regragui berharap penampilan mereka di Qatar akan meninggalkan warisan abadi bagi sepak bola Afrika.

“Melalui pengalaman Anda menjadi lebih kuat dan saya berharap kami belajar dan tumbuh dan membangun DNA sepak bola anak-anak kami di Afrika yang bertahan lama. Kami sekarang telah mengizinkan anak-anak untuk bermimpi, bermimpi menjadi pesepakbola dan pergi ke Piala Dunia. Itu tak ternilai harganya. Mengenai dampaknya di negara kami, kami telah menetapkan standar yang tinggi," ucapnya.

Regragui yakin tim Afrika bisa menjadi juara Piala Dunia 15 tahun lagi, terlebih dengan adanya kemajuan dan kemenangan dari Maroko kali ini.

"Saya yakin dalam 15 tahun tim Afrika akan memenangkan Piala Dunia."


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Tempo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper