Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Momen Indah, Begini Cara Putra Ivan Perisic Hibur Neymar setelah Kroasia Bantai Brasil 4-2

Berikut ini adalah momen indah putra Ivan Perisic memberi semangat kepada Neymar.
Putra Ivan Perisic memberi semangat kepada Neymar setelah Brasil dikalahkan Kroasia.
Putra Ivan Perisic memberi semangat kepada Neymar setelah Brasil dikalahkan Kroasia.

Bisnis.com, JAKARTA – Putra dari pemain sayap Kroasia Ivan Perisic yakni Leo Perisic terlihat menghibur pemain Brasil Neymar setelah Kroasia menghempaskan Brasil dari ajang Piala Dunia 2022.

Dalam video yang beredar di media sosial, anak-anak para pemain Kroasia merayakan kemenangan dan diizinkan masuk ke lapangan untuk bergabung bersama orang tua mereka.

Namun, Leo Perisic malah terlihat berlari ke arah Neymar yang saat itu dilanda kesedihan karena tim yang ia bela, Brasil kalah.

Saat mendekati Neymar, petugas keamanan berusaha untuk menghentikan Leo. Tapi setelah Neymar menyadari upaya Leo, ia pun menghampirinya.

Leo kemudian memeluk Neymar dan berupaya menghibur bintang Paris Saint Germain (PSG) itu. Neymar juga meluangkan waktu untuk sedikit berbicara dengan anak Ivan Perisic itu.

Wartawan senior sepakbola Fabrizio Romano mengunggah video tersebut di akun Twitter-nya @FabrizioRomano.

"Leo Perisić, putra Ivan, berlari untuk menghibur Neymar Jr sambil menangis," ujarnya dikutip dari akun Twitter Fabrizio Romano pada Sabtu (10/12/2022).

Neymar memang terlihat sedih dan menangis setelah dihempaskan Kroasia dalam drama adu penalti. Brasil pun terpaksa angkat kaki dari Piala Dunia 2022 Qatar.

Tim Samba kalah 2-4 di babak tos-tosan, setelah sebelumnya memiliki hasil imbang 1-1. Pemain Brasil yang berhasil mencetak gol di babak adu penalti yakni Casemiro dan Pedro.

Sedangkan Rodrygo dan Marquinhos gagal mencetak gol setelah bola dihalau oleh Dominik Livakovic. Adapun Neymar tak mendapat kesempatan untuk ikut babak penalti ini.

Pelatih Timnas Brasil Tite kemudian menjelaskan mengapa Neymar tak turun ke lapangan sebagai eksekutor penalti.

"Neymar menjadi penendang kelima karena itu yang menentukan. Ada lebih banyak tekanan dan para pemain yang lebih siap secara mentalitas harus menjadi penendang penalti terakhir," kata pelatih.

Padahal sebelumnya, Neymar berhasil mencetak gol untuk Brasil di extra time pertama, yakni di menit ke-106.

Untuk kesekian kalinya Tim Samba gagal di ajang piala dunia. Meski begitu, Brasil tetap menjadi negara dengan jumlah trofi piala dunia terbanyak, yakni 5 kali.

Sementara bagi Ivan Perisic dan kawan-kawan, kemenangannya melawan Brasil membawa mereka lolos ke babak semi final kedua kalinya secara beruntun. Pada babak semi final nanti, Ivan Perisic akan menghadapi tim kuat asal Amerika Latin lainnya, yakni Argentina.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper