Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seluruh Pemain di Copa America Bakal Divaksin Covid-19

Copa America akan digelar pada pertengahan tahun ini, diundur setahun dari rencana tahun lalu akibat pandemi Covid-19. Conmebol berencana melakukan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh pemain yang terlibat ajang tersebut.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 14 April 2021  |  13:36 WIB
Dua pemain andalan Timnas Brasil, Roberto Firmino (kanan) dan Danilo./Antara - Reuters
Dua pemain andalan Timnas Brasil, Roberto Firmino (kanan) dan Danilo./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (Confederación Sudamericana de Fútbol) mengumumkan mereka telah mencapai kesepakatan untuk mendapatkan 50.000 vaksin Covid-19 dari China untuk mengimunisasi para pemain menjelang Copa America.

Turnamen ini akan berlangsung dari 13 Juni hingga 10 Juli di Argentina dan Kolombia, dengan banyak pemain yang berkompetisi di liga-liga papan atas Eropa—Liga Primer Inggris, La Liga Spanyol, Serie A Italia, Bundesliga Jerman, Ligue 1 Prancis—diharapkan berpartisipasi.

Ada 10 negara Amerika Selatan yang ambil bagian yaitu Brasil, Argentina, Uruguay, Cile, Peru, Kolombia, Paraguay, Ekuador, Bolivia, dan Venezuela.

Perusahaan farmasi China, Sinovac, menyumbang 50.000 dosis vaksin Covid-19. “Ini berita terbaik yang bisa diterima keluarga sepak bola Amerika Selatan,” kata Presiden Conmebol Alejandro Dominguez, yang berkebangsaan Paraguay, yang juga wakil presiden Federation Internationale de Football Association (FIA).

“Saya menghargai sikap solidaritas dan dukungan yang luar biasa dari Sinovac, yang memahami bahwa sepak bola adalah aktivitas fundamental bagi ekonomi, budaya, serta kesehatan fisik dan mental orang Amerika Selatan,” papar lelaki berusia 49 tahun itu.

“Ini merupakan langkah maju yang besar dalam upaya mengalahkan pandemi Covid-19, tetapi bukan berarti kami lengah. Kami akan menjaga tanggung jawab kami, yang memungkinkan kami untuk menyelesaikan turnamen dengan lancar dan tanpa mengubah format,” lanjutnya.

Union of European Football Associations (UEFA) sejauh ini menentang gagasan mengimunisasi pemain untuk turnamen Puala Eropa (Euro) 2020, yang akan dimulai pada 11 Juni tahun ini, diundur setahun akibat pandemi Covid-19.

Brasil adalah juara perhelatn Copa America terakhir yang digelar pada 2019 ketika turnamen itu diselenggarakan di negara tersebut. Di final Brasil menaklukkan Peru dan itu merupakan gelar k3esembilan bagi tim Samba.

Sementara itu, Uruguay merupakan juara terbanyak Copa America yakni 15 kali, satu lebih banyak dari Argentina. Uruguay meraihnya terakhir pada 2011, sedangkan Argentina menjuarainya terakhir pada 1993.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timnas brasil timnas argentina timnas uruguay copa america Covid-19

Sumber : Football Italia

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top