Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Indonesia Ingin Perbesar Saham di Oxford United, Siapa Mereka?

Mereka berharap dapat menyelesaikan transaksi dalam beberapa minggu mendatang dan harus menyerahkan rencana bisnis ke English Football League.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 20 Maret 2021  |  07:20 WIB
Logo baru klub sepak bola Oxford United. - Istimewa/www.nssmag.com
Logo baru klub sepak bola Oxford United. - Istimewa/www.nssmag.com

Bisnis.com, JAKARTA — Investor asal Indonesia disebut-sebut ingin membeli mayoritas saham klub Oxford United.

Kelompok tersebut diketahui telah membuat penawaran untuk kepemilikan minimal 51 persen, yang akan memberi mereka kendali langsung atas U julukna Oxford United.

Mereka, seperti dikutip dari www.oxfordmail.co.uk, Sabtu (20/3/2021) berharap dapat menyelesaikan transaksi dalam beberapa minggu mendatang dan harus menyerahkan rencana bisnis ke Liga Sepak Bola Inggris (English Football League).

Baik United maupun ketua klub speak bola tersebut Sumrith 'Tiger' Thanakarnjanasuth, yang saat ini memegang saham terbesar, tidak dapat mengomentari kesepakatan tersebut.

Namun, The Telegraph melaporkan bahwa mantan anggota dewan Oxford United Erick Thohir terlibat dengan konsorsium tersebut, yang juga didukung miliarder  dari Afrika Selatan dan Vietnam.

Erick Thohir menjabat sebagai Direktur United antara November 2018 dan Oktober 2019, tetapi mundur setelah ditunjuk sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia.

Dia memiliki klub raksasa Italia Inter Milan antara 2013 dan 2019 dan juga menjadi pemegang saham mayoritas di klub MLS DC United.

Pengurus U saat ini terdiri atas Tiger, Anindya Bakrie yang berbasis di Indonesia dan German Horst Geicke, yang tinggal di Hong Kong.

Anindya, 46, menjadi direktur pada April 2019 dan memiliki hubungan lama dengan mantan anggota dewan dan rekan senegaranya Erick Thohir.

Pengusaha ini sebelumnya telah berkecimpung di bidang media dan telekomunikasi di Indonesia, bekerja sama dengan Thohir untuk menjalankan jaringan televisi di tanah air.

Tiger telah menjadi pemilik United sejak Februari 2018, saat dia menyelesaikan pengambilalihan klub dari Darryl Eales.

Tiger mengungkapkan awal bulan ini bahwa pandemi virus korona telah menelan biaya sekitar 2,3 juta pound sterling. Namun, Tiger sebelumnya mengatakan dalam akun United untuk tahun buku yang berakhir Juni 2020, yang diharapkan segera diterbitkan, U akan menunjukkan keuntungan.

Awal pekan ini, pelatih kepala Karl Robinson mengatakan bahwa dia ingin menjadikan U 'klub 30 besar di Inggris'.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepak bola anindya bakrie erick tohir
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top