Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masalah Finansial Bisa Bikin Juventus Tidak Perpanjang Kontrak Dybala

Fakta bahwa pembicaraan kontrak baru masih dalam tahap awal, mungkin juga menunjukkan bahwa Juventus tidak lagi melihat Dybala sebagai pemain andalan mereka.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  21:07 WIB
Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala - Instagram Paulo Dybala
Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala - Instagram Paulo Dybala

Bisnis.com, JAKARTA - Paulo Dybala memasuki 18 bulan terakhir kontraknya dengan Juventus. Pemain Argentina, 27 tahun, ini bisa saja pergi setelah enam tahun bersama klub raksasa Serie A Liga Italia itu.

Masa depan Dybala di Juventus kini dalam pertimbangan setelah direktur Fabio Paratici mengatakan pihaknya baru saja memulai negosiasi untuk kontrak baru.

Penyerang Argentina itu habis kontraknya pada 2022. Itu berarti Juve harus menjualnya musim panas ini jika mereka ingin mendapatkan bayaran untuk pemain sesuai dengan kualitasnya, jika kesepakatan baru tidak tercapai dalam beberapa bulan ke depan.

Pada tahun-tahun lalu, Juventus dan Dybala mungkin sudah mendapatkan kontrak baru karena pemain tersebut sangat penting bagi klub.

Namun, situasinya kurang jelas untuk musim ini dengan Dybala yang berada di bawah standar penampilannya. Juventus tampaknya mulai bergerak ke arah lain selama masa transisi.

Pemain berusia 27 tahun ini tidak asing dengan spekulasi soal masa depannya. Pada tahun 2019, ia dikabarkan hampir bergabung dengan Tottenham di tengah saga transfer yang panjang. Ketika itu, Manchester United juga dilaporkan mengajukan penawaran untuk memboyongnya.

Saat itu, Dybala memilih tetap tinggal di klub raksasa Turin. Kesetiaannya pun mendapatkan penghargaan. Dia dinobatkan sebagai Pemain Paling Berharga Serie A Liga Italia musim lalu saat Juventus memenangkan gelar kesembilan berturut-turut.

Namun, Juventus mengalami penurunan pada musim ini di bawah Andrea Pirlo yang ditunjuk menjadi manajer pada musim panas lalu. Si Nyonya Tua kini tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan, meskipun dengan satu pertandingan di tangan. Scudetto tampaknya bakal kembali ke salah satu klub Milan.

Sama seperti Juventus yang berjuang, Dybala terganggu dengan virus corona yang sempat menghinggapinya dan cedera serta keluhan kebugaran selama musim ini. Yang paling serius adalah masalah ligamen. Kondisi itu membuatnya absen sejak awal Januari, meski sekarang dia diyakini hampir sembuh sepenuhnya.

Bahkan, ketika dia tersedia untuk dipilih, Dybala sepertinya tidak sesuai dengan standar yang tinggi. Mantan pemain palermo ini hanya mencatat empat gol di Liga Italia, jauh dibandingkan musim lalu dengan 17 gol.

Meski penampilannya musim ini kurang menjanjikan, direktur Juventus Fabio Paratici mengatakan pihaknya sudah mulai melakukan negosiasi dengan perwakilan Dybala.

"Paulo masih memiliki beberapa masalah, sepertinya dia sedang dalam ayunan," kata Paratici setelah Dybala absen dalam kemenangan Juventus atas Crotone 3-0 di Liga Italia pada Senin lalu karena cedera.

"Beberapa hari kondisinya lebih baik dan di hari lain lebih buruk. Dia tampak baik-baik saja (minggu lalu), kemudian dia merasakan sakit lagi," dia menambahkan. "Kami telah berbicara (tentang kontrak) dan akan terus membicarakannya dalam beberapa hari dan beberapa bulan ke depan."

Fakta bahwa pembicaraan kontrak baru masih dalam tahap awal, mungkin juga menunjukkan bahwa Juventus tidak lagi melihat Dybala sebagai pemain andalan mereka.

Cristiano Ronaldo telah mengambil posisi sebagai penyerang andalan sejak bergabung dari Real Madrid pada 2018. Meski usianya sudah 36 tahun, penyerang asal Portugal ini masih menjadi pencetak gol terbanyak Serie A musim ini dengan 18 gol dalam 19 pertandingan.

Pertimbangan keuangan Juventus yang terkena imbas pandemi virus corona bisa berpengaruh dalam keputusan kontrak baru Dybala. Pendapatan tim Italia ini turun 62 juta pound sterling musim lalu dan diperkirakan kerugian yang dialami menjadi lebih banyak.

Dengan situasi finansial seperti itu, Juventus mungkin saja tidak ingin memperbarui kontrak Dybala, apalagi menaikannya. Berdasarkan kontrak yang ditandatangani 2017 lalu, pemain Argentina itu mendapat bayaran 225.000 pound sterling per pekan.

Sementara itu, klub raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona dikabarkan terus memantau situasi Dybala. Klub Inggris, Manchester United, Liverpool dan Tottenham juga dilaporkan berminat kepada pemain berusia 27 tahun itu.

Klub-klub itu kemungkinan akan terus memantau bagaimana pembicaraan kontrak Paulo Dybala dengan Juventus dalam beberapa bulan ke depan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Italia Juventus

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top