Hasil Copa America : Suarez & Cavani Ngamuk, Uruguay Habisi Ekuador (Video)

Uruguay mmenang telak 4 - 0 atas Ekuador dalam pertandingan pembuka Grup C yang berlangsung di Stadion Magalhaes Pinto di Belo Horizonte pada Senin (17/6/2019) pagi WIB.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  07:28 WIB
Hasil Copa America : Suarez & Cavani Ngamuk, Uruguay Habisi Ekuador (Video)
Penyerang Uruguay Luis Suarez (kanan) merayakan golnya ke gawang Ekuador bersama dua bek, kapten tim Diego Godin (tengah) dan Jose Maria Gimenez. - Reuters/Edgard Garrido

Bisnis.com, JAKARTA – Uruguay memulai perjuangan mereka di Copa America 2019 di Brasil dengan kemenangan telak 4 - 0 atas Ekuador dalam pertandingan pembuka Grup C yang berlangsung di Stadion Magalhaes Pinto di Belo Horizonte pada Senin (17/6/2019) pagi WIB.

Nicolas Lodeiro membuka keunggulan La Celeste alias Biru Langit ketika pertandingan yang dipimpin oleh wasit Anderson Daronco (Brasil) baru memasuki menit ke-6. Dia mengontrol bola umpan Luis Suarez dan menuntaskannya dengan tendangan mendatar.

Ekuador kehilangan satu pemain tengah yakni Jose Quinteros yang mendapat kartu merah langsung, tanpa didahului kartu kuning, pada menit ke-24 akibat menyikut wajah Lodeiro hingga berdarah.

Unggul satu pemain, Uruguay menambah gol pada menit ke-33 setelah Edinson Cavani menyelesaikan umpan sundulan bek sekaligus kapten tim Diego Godin.

Cavani, yang sehari-hari merumput bersama juara Prancis Paris Saint-Germain, mencetak gol dengan akrobatik berupa tendangan gunting yang membuat penjaga gawang Ekuador Alexander Dominguez tidak sempat bereaksi.

Anak asuh pelatih Oscar Washington Tabarez unggul tiga gol saat rehat setelah Luis Suarez pada menit ke-44 menceploskan bola ke gawang Ekuador dari jarak pendek yang menuntaskan kemelut yang bermula dari sepak pojok Lodeiro yang sempat disundul bek Martin Caceres yang ikut membantu serangan.

Pada babak kedua, Uruguay mengendurkan tekanan dan sebaliknya Ekuador merapatkan lini belakang. Meski begitu, Uruguay masih bisa menambah sebiji gol lagi akibat gol bunuh diri bek Ekuador Arturo Mina yang dalam kondisi panik menyapu bola serangan Uruguay pada menit ke-78 tapi malah masuk gawang sendiri.

Ini merupakan kemenangan terbesar Uruguay di Copa America sejak 1967. Kertika itu, Uruguay yang berstatus tuan rumah menang dua kali dengan skor masing-masing 4 - 0 atas Bolivia dan Venezuela. Uruguay akhirnya tampil sebagai juara.

Kemenangan tervesar Uruguay di Copa America terjadi pada edisi 1927 di Peru dengan skot 9 - 0 atas Bolivia. Ketika itu Uruguay akhirnya menjadi runner up di belakang Argentina dalam turnamen berformat setengah kompetisi.

Copa America kali ini diikuti tim nasional 10 anggota Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) ditambah dua tim undangan Qatar dan Jepang, juara dan runner up Piala Asia 2019.

Juara bertahan Copa America adalah Cile, yang memenangi dua perhelatan terakhir, 2015 dan 2016, keduanya dengan menaklukkan Argentina di final melalui adu penalti setelah permainan selama 120 menit skor 0 - 0.

Juara terbanyak Copa America sepanjang sejarah sejak pertama kali digelar pada 1916 adalah Uruguay yakni 15 kali, diikuti Argentina 14, Brasil 8, Paraguay, Cile, dan Peru 2, serta Kolombia dan Bolivia masing-masing 1 kali juara.

Pembagian grup turnamen tahun ini, Brasil unggulan di Grup A bersama Bolivia, Peru, dan Venezuela. Grup B diisi Argentina sebagai unggulan bersama Kolombia, Paraguay, dan Qatar, sedangkan Grup C diisi Uruguay sebagai unggulan bersama Cile, Ekuador, dan Jepang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
timnas uruguay, copa america, Timnas Ekuador

Sumber : Reuters & CopaAmerica.com

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup