Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

18 Tahun di Roma, Daniele de Rossi Akhirnya Harus Pergi

Gelandang agresif AS Roma Daniele de Rossi akan mengakhiri kariernya setelah 18 tahun di klub Serie A itu.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  08:43 WIB
18 Tahun di Roma, Daniele de Rossi Akhirnya Harus Pergi
Daniele de Rossi - Reuters/Stefano Rellandini
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Gelandang agresif AS Roma Daniele de Rossi akan mengakhiri kariernya setelah 18 tahun di klub Serie A itu di mana ia membuat 615 penampilan dan mencetak 63 gol di semua kompetisi.

Klub berjuluk Serigala itu menyatakan pertandingan terakhir Roma musim ini di kandang Parma akan menjadi yang terakhir bagi De Rossi, 35 tahun, untuk klub tersebut, tempatnya memulai karier profesional 18 tahun lalu setelah setahun sebelumnya bergabung di tim remaja.

Kepala Eksekutif Roma Guido Fienga mengatakan klub hanya memberi tahu De Rossi tentang keputusan mereka untuk tidak memperpanjang kontraknya.

"Saya meminta maaf kepada Daniele, atas nama klub, karena tidak berbicara dengannya lebih cepat, ini memang musim yang bermasalah. Klub menyadari kesalahan itu, tapi kami menghargai cara Daniele menerima keputusan itu," ujarnya pada Selasa (14/5/2019) malam WIB.

Fienga menawarkan Rossi untuk menjadi salah satu direktur di AS Roma, tetapi mantan gelandang bertahan Timnas Italia—dengan 117 caps dan 21 gol—itu memutuskan untuk memperpanjang karier bermainnya.

"Saya berterima kasih kepada direktur atas tawaran mereka, saya menghormati dan menghargainya, tapi saya masih merasa seperti pemain. Kelak saya ingin jadi pelatih. Pada titik ini saya tidak melihat diri saya sebagai direktur. Saya perlu pergi, belajar, dan belajar, ini perjalanan panjang," kata De Rossi.

Dia memenangi dua gelar Coppa Italia bersama Roma pada 2007 dan 2008, meskipun yang paling ia inginkan ialah mahkota Serie A 2010 ketika Roma memimpin klasemen dengan empat pertandingan tersisa tetapi disalip oleh Inter Milan di bawah pelatih Jose Mourinho.

Presiden klub James Pallotta mengaku menghormatin keputusan De Rossi menolak tawaran direktur dan memilih pindah ke klub lain.

“Kita akan meneteskan air mata ketika melihatnya terakhir mengenakan kaus Giallorossi (kuning merah) melawan Parma, tetapi kami menghormati keputusannya memperpanjang karier sebagai pemain, bahkan pada usianya menjelang 36, jauh dari Roma,” papar Pallotta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Italia as roma

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top