PIALA DUNIA 2018: Emosi Thierry Henry Jelang Laga Prancis vs Belgia

Bersama-sama, Didier Deschamps dan Thierry Henry mengantarkan Prancis mengangkat trofi Piala Dunia tahun 1998. Dua puluh tahun kemudian, kedua kawan lama ini menjadi lawan.
Renat Sofie Andriani | 10 Juli 2018 15:32 WIB
Thierry Henry - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bersama-sama, Didier Deschamps dan Thierry Henry mengantarkan Prancis mengangkat trofi Piala Dunia tahun 1998. Dua puluh tahun kemudian, kedua kawan lama ini menjadi lawan.

Deschamps yang telah melatih tim nasional Prancis selama sekitar enam tahun terakhir siap mati-matian mendorong pasukan Les Bleus menjegal tim nasional Belgia dalam laga semifinal Piala Dunia 2018 Rabu (11/7/2018) dini hari WIB.

Di balik strategi dan kejutan yang dipersiapkan, tersembunyi emosi dalam masing-masing tim. Wajar saja, mengingat staf pelatih tim Belgia adalah salah satu ikon timnas Prancis, Thierry Henry.

Namun demikian, Deschamps terang-terangan mengungkapkan posisi Henry bagi tim Prancis saat ini.

“Ketika Anda pergi ke klub di luar negeri dan bermain melawan pihak dari negara Anda sendiri, Anda adalah bagian dari musuh,” ujar Deschamps, seperti dikutip Telegraph.

“Dalam sebuah pertandingan internasional kali ini, tingkatnya jauh lebih tinggi. Dia [Henry] menghadapi negara asalnya. Sejak menjadi asisten Roberto Martinez [pelatih Belgia], dia tahu itu bisa terjadi. Ini adalah situasi yang sulit, aneh, itu tidak mudah baginya,” lanjut Deschamps.

Tidak mudah bagi Henry, juga bagi tim Prancis. Banyak pemain timnas Prancis masih memandang Henry dengan rasa kagum.

“Saya beruntung bermain dengannya selama dua musim,” ujar Kapten timnas Prancis, Hugo Lloris.

“Pemain besar, pria hebat dalam sepak bola Prancis. Ini sedikit aneh tapi itu adalah karirnya. Hatinya akan terbagi. Sebelumnya dia adalah orang Prancis dan meninggalkan jejak pada sejarah Les Bleus.”

Namun Lloris menyadari posisi Henry dalam timnas Belgia yang akan melakukan apa pun untuk menyokong Belgia merebut tiket partai final Piala Dunia, pertama kalinya dalam sejarah negara tersebut.

Sementara itu, penyerang timnas Prancis Olivier Giroud mengatakan, Prancis sangat haus akan kemenangan dan akan menunjukkan bahwa Henry berada di pihak yang salah.

“Sangat aneh rasanya melawan Henry pada laga nanti, saya akan sangat bangga untuk menunjukkan Henry berada di pihak yang salah,” ujar Giroud dalam keterangan resmi yang dikutip dari Reuters.

Namun, Prancis juga merasa Henry akan senang dengan hasil apa pun yang keluar pada pertandingan nanti.

“Jika kami menang, dia juga akan senang karena pada akhirnya dia adalah orang Prancis,” kata bek Prancis Lucas Hernandez. “Semua orang Prancis tahu dia, betapa hebatnya dia, dan betapa ikonis untuk sepak bola. Kami hanya berharap dia tidak mengalahkan kami di semifinal ini.”

 

Tag : piala dunia 2018
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top