Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jurgen Klinsmann Akhirnya Dipecat dari Pelatih Timnas Amerika

US Soccer memecat pelatih Jurgen Klinsmann menyusul hasil buruk kekalahan 0-4 dari Kosta Rika dalam pertandingan Pra-Piala Dunia 2018.
Jurgen Klinsmann/Reuters
Jurgen Klinsmann/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas sepak bola Amerika Serikat, US Soccer, resmi memecat pelatih Jurgen Klinsmann menyusul hasil buruk kekalahan 0-4 dari Kosta Rika dalam pertandingan Pra-Piala Dunia 2018 zona Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf) pekan lalu.

Kontrak Klinsmann sebenarnya masih berdurasi hingga 2018, namun kini kesepakatan itu diterminasi akibat kekalahan terburuk AS di ajang Pra-Piala Dunia sejak 1957.

Kondisi makin runyam karena 4 hari sebelumnya AS malah kalah di kandang sendiri dengan skor 1-2 dari Meksiko yang membuat The Yanks terpuruk di dasar klasemen putaran kelima atau terakhir Pra-Piala Dunia 2018 zona Concacaf yang terdiri dari enam tim.

Secara matematis, sebenarnya langkah AS untuk maju ke putaran final Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia masih sangat terbuka, karena setiap tim baru menjalani dua laga dari 10 yang tersedia. Klinssman pun sebelum dipecat masih sangat yakin mampu membawa AS ke Rusia.

Hingga matchday kedua, komposisi klasemen sementara diisi Kosta Rika di peringkat teratas dengan nilai 6, diikuti Meksiko dan Panama masing-masing 4 angka, Honduras 3, serta Trinidad-Tobago dan AS di peringkat kelima dan keenam tanpa nilai.

Hanya tiga tim teratas di klasemen akhir yang langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia, sedangkan peringkat keempat mesti bertarung play off dua leg kandang dan tandang melawan peringkat kelima Pra-Piala Dunia 2018 zona Asia.

Timnas AS telah 10 kali lolos ke putaran final Piala Dunia dengan prestasi terbaik peringkat ketiga edisi 1930 atau pertama kali yang digelar di Uruguay. Saat itu AS menduduki posisi ketiga bersama Yugoslavia di mana tidak digelar laga khusus perebutan tempat ketiga.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper