Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PREDIKSI MUNCHEN VS BARCELONA: 3 Gol Messi Dan Neymar Akan Dibalas FC Hollywood? (Semifinal Liga Champions)

PREDIKSI MUNCHEN VS BARCELONA: 3 Gol Messi & Neymar Akan Dibalas FC Hollywood? (13 Mei, 01.45 WIB)
Kiper Manuel Nuer menggagalkan peluang emas yang didapat Luis Suarez. Hasil sementara Barcelona vs Bayern Muenchen masih 0-0/uefa.com
Kiper Manuel Nuer menggagalkan peluang emas yang didapat Luis Suarez. Hasil sementara Barcelona vs Bayern Muenchen masih 0-0/uefa.com

Bisnis.com, JAKARTA – Prediksi Bayern Munchen vs Barcelona, Rabu 13 Mei pukul 01.45 WIB, di leg kedua semifinal Liga Champions menjadi lebih menarik karena FC Hollywood sebelumnya dihajar oleh Lionel Messi 3-0 tanpa balas. Pada laga itu Messi mencetak 2 gol indah ditambah 1 assist yang diselesaikan oleh Neymar.

Setelah laga leg pertama, arah prediksi Munchen vs Barcelona yang berlaga di Allianz Arena, Berlin, mengarah kepada kemenangan Munchen karena sebagai tuan rumah mereka bertanding penuh dengan aroma balas dendam setelah kalah tiga gol tanpa balas oleh Lionel Messi dan kawan-kawan di Camp Nou.

Yang jadi pertanyaan besar adalah apakah anak asuh Pep Guardiola mampu mencetak lebih dari tiga gol tanpa kebobolan pada pertandingan itu untuk bisa melaju ke final? Prediksi yang menyebut Munchen vs Barcelona cenderung dimenangkan FC Hollywood tentu tidak dengan hitung-hitungan empat gol Munchen tanpa sekalipun dibalas oleh gol Messi, Luis Suarez atau Neymar.

Singkatnya, prediksi Munchen vs Barcelona hanya menyebut FC Hollywood mungkin bisa menang di laga semifinal leg kedua tetapi yang ke final Liga Champions adalah Lionel Messi dan kawan-kawan.

PREDIKSI MUNCHEN VS BARCELONA: 3 Gol Messi Dan Neymar Akan Dibalas FC Hollywood? (Semifinal Liga Champions)

Lionel Messi yang mencetak 2 gol dan memberikan 1 asssit  kepada Neymar (Foto: Reuters) untuk menaklukkan kebesaran kiper Bayern Munchen Manuel Neuer juga sudah mewanti-wanti rekan seklubnya untuk berhati-hati menghadapi semfinal leg kedua Munchen vs Barcelona.

Pemain timnas Argentina itu memperingatkan bahwa juara Bundesliga Munchen masih menjadi ancaman pada pertandingan pekan depan. "Jerman akan menjadi tempat yang sulit. Kami telah mendapat hasil yang bagus, tapi sekarang kita harus pergi ke sana. Kami tidak dapat menurunkan kewaspadaan kami.”

Messi yang melakukan selebrasi penuh ekspresi pada laga leg pertama Barcelona vs Munchen mengaku hal itu sebagai bentuk kegembiraan setelah berhasil menaklukkan Manuel Neuer yang selama 75 menit begitu perkasa di bawah mistar Munchen.

"Itu hanya kebahagiaan saya karena telah mencetak gol karena itu tujuan kami. Sementara itu sebelumnya kami belum bisa mencetak gol.”

JANJI PEP GUARDIOLA

Pelatih Bayern Guardiola, mantan bos Barcelona, menegaskan timnya harus memelihara impiannya tetap hidup.

"Saya realistis, itu adalah satu-satunya cara Anda bisa menang," kata pelatih asal Spanyol yang memperingatkan timnya akan berisiko kecuali mereka bisa meredam serangan Barcelona yang bertabur bintang. "Impian masih ada dan kami memiliki waktu 90 menit. Tak akan mudah, tapi saya petempur," kata dia.

Sebaliknya, Barca lagi bagus-bagusnya dengan mencetak 19 gol pada empat pertandingan terakhirnya. Mereka di ambang juara liga setelah mengalahkan tim asuhan David Moyes Real Sociedad 2-0 Sabtu pekan lalu yang membuat mereka empat poin di depan musuh abadi Real Madrid.

Bintang Brasil Neymar kini selalu mencetak gol pada enam lag terakhirnya sehingga sudah mengemas total 35 gol, sedangkan Barca tidak pernah kemasukkan gol pada tujuh laga berturut-turut.

Namun pelatih Barca Luis Enrique tidak percaya Bayern akan tersingkir dari kancah Eropa tanpa berjuang.

"Saya menyaksikan pertandingan itu (Bayern kalah dari Augsburg). Mereka kalah, namun mereka bermain selama 70 menit dengan 10 pemain. Kami akan menderita banyak di Munchen," kata bos Barca ini.

"Mereka adalah lawan yang unik, yang mengetahui bagaimana membalikkan pertandingan-pertandingan penting yang sudah terjadi pada musim ini."

Sejumput harapan, sebagaimana ditegaskan kiper Bayern Munchen Manuel Neuer, adalah fakta tim asuhan Guardiola secara mengesankan membalikkan ketinggalan 1-3 pada leg pertama perempatfinal menjadi mengalahkan Porto 6-1 di Munchen dengan lima gol di antaranya tercipta pada 45 menit pertama.

Namun Barca yang sedang menanjak jelas lawan yang berbeda setelah Messi menciptakan dua gol mempesona pada leg pertama, selain satu assist untuk gol Neymar pada menit 94.

"Kami mesti memberikan segalanya. Kami telah berulang kali menunjukkan betapa kami bagus bermain di Munchen," kata top skorer Bayern Robert Lewandowski yang akan kembali bermain dengan pelindung wajah setelah patah tulang hidung dan tulang pipinya hampir dua pekan lalu.

"Ini belum berakhir dan kami akan berjuang sampai akhir," kata dia seperti dikutip AFP.

 

MUNCHEN TERIMA KEKALAHAN 4 KALI BERUNTUN

Bayern Munchen menelan kekalahan beruntun kempat saat takluk 0-1 dari Augsburg pada Sabtu, 9 Mei 2015, menjelang misi nyaris mustahil mereka di semifinal Liga Champions ketika melawan Barcelona.

Penyerang asal Paraguay Raul Bobadilla menindak lanjuti penampilan pemain Barcelona Lionel Messi, dengan menambah lebih banyak kesedihan kepada juara Liga Jerman Bayern, lapor AFP.

Mengenai pertandingan Selasa melawan bekas klubnya Barcelona, Guardiola menambahi, "Jika kami hanya fokus pada mencetak gol demi gol, kami akan menelan kekalahan besar."

"Kami harus tetap tenang dan berusaha mengendalikan permainan kami."

Guardiola menurunkan tim dengan kekuatan nyaris penuh saat melawan Augsburg, di mana ia hanya mengistirahatkan Xabi Alonso dan Manuel Neuer.

Raksasa Jerman itu nyaris bermain selama 80 menit dengan sepuluh pemain, setelah kiper cadangan Pepe Reina mendapatkan kartu merah.

Neuer masuk untuk menghadapi penalti setelah Reina diusir keluar lapangan saat pertandingan baru berlangsung 13 menit, karena pelanggarannya terhadap Bobadilla. Sepakan penyerang asal Belanda Paul Verhaegh membentur tiang gawang saat mengeksekusi penalti, setelah ia mengecoh Neuer.

Upaya Mario Goetze kemudian membentur tiang gawang Augsburg, dan penyerang Robert Lewandowski melepaskan tendangan yang mengenai mistar gawnag pada akhir babak pertama.

Augsburg memastikan kemenangan ketika gelandang Denmark Pierre-Emile Hoejbjerg, yang dipinjam dari Bayern, melepaskan umpan silang yang diteruskan Bobadilka dengan sepakan tumit melewati Neuer pada menit ke-71.

KRITIK KERAS UNTUK GUARDIOLA

PREDIKSI MUNCHEN VS BARCELONA: 3 Gol Messi Dan Neymar Akan Dibalas FC Hollywood? (Semifinal Liga Champions)

Pep Guardiola (Foto: uefa.com) menuai badai kritik setelah Bayern Munchen kebobolan tiga gol tanpa balas ketika melawan Barcelona dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions yang dihelat di Camp Nou pada Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari WIB (7/5/2015).

Pers Jerman habis-habisan mencemooh Guardiola dengan menurunkan sejumlah kepala berita, antara lain  "Kekalahan yang sungguh memilukan", "Penghinaan", "Musibah".

"Guardiola dikalahkan Barcelona, tidak ada waktu lagi untuk kangen-kangenan", tulis kepala berita harian Bild, yang kemudian melukisan "kekalahan itu sebagai reuni yang menyedihkan" dari anak didik Barca.

Harian itu juga menulis bahwa kekalahan itu menunjukkan "keterbatasan dia (Guardiola)" membesut Munchen. Bild menyinggung bahwa kekalahan atas Juventus itu merupakan capaian terburuk Guardiola sebagai manajer Bayern Munchen, termasuk kekalahan ketika meladeni Dortmund (0-3 di kandang), ketika melawan Real Madrid (0-4 di kandang), dan kontra Wolfsburg (1-4 di partai tandang).

Harian Jerman itu akhirnya mengajukan pertanyaan, "Sanggupkah dia bangkit dari semua kekalahan itu?)

Harian Jerman lainnya, Die Ziet mengomentari bahwa Bayern Munchen dan Guardiola "telah mengukuhkan kehebatan Barcelona soal bagaimana bermain sepak bola".

Sementara itu, Kicker merasa bahwa hasil pertandingan itu bukan hanya buruk tetapi membuat terkejut masyarakat Jerman. "Bagi Pep Guardiola, ini bukan sekedar kekalahan," artikel itu menyimpulkan.

Banyak legenda sepak bola Jerman juga mengajukan keprihatinan atas kekalahan Beyern Muenchen itu. Berbicara kepada ZDF, mantan penjaga gawang Bayern Munchen, Oliver Kahn mengritik taktik yang diterapkan Guardiola.

Ia menyebut bahwa skema taktik yang diterapkan pelatih Bayern itu menyiratkan asa bertahan yang justru "sarat petualangan".  

TANGGAPAN GUARDIOLA

Kebobolan tiga gol tanpa balas tidak lantas mendorong pelatih Munchen Pep Gurdiola mengambil sikap reaktif dengan menyalahkan para pemain yang dinilai "kurang ini kurang itu".

FC Hollywood kalah 0-3 dari Barcelona, dalam laga pertama semifinal Liga Champions, di Camp Nou, Rabu malam atau Kamis dini hari WIB. Guardiola lantas berujar bahwa "tim asuhannya melewati masa-masa yang sulit" dalam mengarungi masa tiga bulan terakhir ini.

Pelatih juara Bundesliga musim 2014/15 itu kemudian menunjuk bahwa daya terjang dan daya terobos tim asuhannya ke jantung pertahanan lawan kurang tajam. Hanya saja ia menyebut bahwa kekalahan itu bukan semata-mata karena salah menerapkan taktik ketika berlaga di Camp Nou.

"Tim tengah mengarungi masa-masa yang sulit dan saya sangat dapat memahami kondisi para pemain. Saya tidak akan pernah melupakan begitu saja peristiwa tiga bulan terakhir ini. Sulit menerima kekalahan terlebih dalam situasi tim yang siap bertanding," katanya sebagaimana dikutip dari laman Marca.com.

Ketika mengomentari penampilan gemilang Lionel Messi dan Neymar, maka Guardiola menyatakan, "Cara terbaik menghentikan pemain sekelas mereka yakni tidak memberi mereka ruang gerak leluasa. Skema ini yang kami terapkan dalam laga itu. Hanya saja kami tidak dalam posisi siap dengan kebobolan gol pertama," katanya.

Mengenai skema bertahan yang ia terapkan, mantan pelatih Barcelona itu mengatakan, "Kami ingin menguasai bola, meski kami tidak mendominasi pertandingan di babak pertama. Kami mampu menguasai jalannya pertandingan setelah turun minum, tetapi kehilangan kontrol dalam 15 menit jelang laga usai." 

Berikut statistik laga Barcelona versus Bayern Muenchen sebagaimana dikutip dari laman Whoscored.com:
 
* Skor babak pertama:  0 : 0
* Skor akhir laga:  3 : 0

Rapor pemain kedua tim:

* Barcelona (4-3-3):

1.Stegen (6,9), 22.Alves (8,7), 18.Alba (7,0), 5.Busquets (6,9), 3.Piqué (7,1), 14.Mascherano (7,5), 4.Rakitic (7,5), 8.Iniesta (7,6), 9.Suárez (8,5), 10.Messi (10,0), 11.Neymar (8,7)

* Bayern Muenchen (3-4-2-1):
1.Neuer (6,1), 6.Alcántara (6,6), 18.Bernat (6,3), 13.Rafinha (6,5), 17.Boateng (6,2), 5.Benatia (6,0), 21.Lahm (6,1), 3.Alonso (7,0), 9.Lewandowski (5,6), 25.Mueller (6,6), 31.Schweinsteiger (5,8)

Rapor pemain pengganti:
15.Bartra (6,1), 12.Rafinha (6,3), 6.Xavi (6,1), 19.Goetze (5,8)

* Jumlah tendangan ke gawang lawan:

Barcelona:

Jumlah tendangan:  15
On Target: 8
Off Target: 5 
Ditepis lawan: 2 

Bayern Muenchen:
Jumlah tendangan: 8
On Target:  0
Off Target:  6
Ditepis lawan: 2
  
* Statistik penampilan kedua tim:     

Offsides: Barcelona (3), Bayern Muenchen (2)   
Pelanggaran:  Barcelona (15), Bayern Muenchen (14)
Sepak pojok:  Barcelona (2), Bayern Muenchen (3)
Lemparan ke dalam:  Barcelona (23), Bayern Muenchen (18)
Dribel:  Barcelona (28), Bayern Muenchen (3) 
Tekel:   Barcelona (20), Bayern Muenchen (27)
Operan tepat sasaran:  Barcelona (80 persen), Bayern Muenchen (84 persen)  
Aksi duel di udara:  Barcelona (68 persen), Bayern Muenchen (32 persen) 
Penguasaan bola:  Barcelona (45 persen), Bayern Muenchen (55 persen) 
Akurasi umpan:   Barcelona (81 persen), Bayern Muenchen (83 persen) 
Jumlah sentuhan bola:  Barcelona (57), Bayern Muenchen (74) 

* Peringkat rapor pemain kedua tim:
[Barcelona] Lionel Messi (10,0)
[Barcelona] Dani Alves (8,7)
[Barcelona] Neymar (8,7)
[Barcelona] Luis Suárez (8,5)
[Barcelona] Andrés Iniesta (7,6)

* Jumlah tendangan yang dilepaskan pemain:        
 [Barcelona] Luis Suárez (6)
[Barcelona] Lionel Messi (4)
[Barcelona] Neymar (3)
[Bayern Muenchen] Robert Lewandowski (3)
[Bayern Muechen] Thiago Alcántara (2)

* Aksi Tekel yang dilakukan pemain:
[Bayern Muenchen] Xabi Alonso (7)
[Barcelona] Dani Alves (6)
[Bayern Muenchen] Rafinha (4)
[Bayern Muenchen] Philipp Lahm (4)
[Bayern Muenchen] Thiago Alcántara (4)

* Jumlah dribel:       
[Barcelona] Lionel Messi (10)
[Barcelona] Neymar (6)
[Barcelona] Andrés Iniesta (4)
[Barcelona] Luis Suárez (4)
[Bayern Muenchen] Juan Bernat (3)

Susunan pemain kedua tim:

* Barcelona:

1-Marc-Andre ter Stegen; 22-Dani Alves, 3-Gerard Pique, 14-Javier Mascherano (15-Marc Bartra 89), 18-Jordi Alba; 4-Ivan Rakitic (6-Ivan Rakitic 82), 5-Sergio Busquets, 8-Andres Iniesta (12-Rafinha Alcantara 87); 10-Lionel Messi, 11-Neymar, 9-Luis Suarez
Pelatih: Luis Enrique

* Bayern Muenchen:
1-Manuel Neuer; 13-Rafinha, 17-Jerome Boateng, 5-Mehdi Benatia, 18-Juan Bernat; 31-Bastian Schweinsteiger, 21-Philipp Lahm, 3-Xabi Alonso, 6-Thiago Alcantara; 25-Thomas Mueller (19-Mario Goetze 79); 9-Robert Lewandowski
Pelatih: Josep Guardiola (Antara/BIsnis.com)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Antara/Bisnis.com

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper