Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Olimpiade Tokyo 2020 Dikritik, Indonesia Dukung Keputusan Jepang

Indonesia harus menunjukkan dukungannya demi memuluskan langkah menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.
Sejumlah wanita mengenakan masker untuk mencegah virus corona saat melintas di Odaiba Marine Park, Tokyo, Jepang, (27/2 - 2020) / Antara.
Sejumlah wanita mengenakan masker untuk mencegah virus corona saat melintas di Odaiba Marine Park, Tokyo, Jepang, (27/2 - 2020) / Antara.

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menegaskan bahwa Indonesia akan tetap mendukung apapun keputusan tuan rumah Jepang dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) terkait penyelenggaraan Olimpiade 2020 Tokyo.

Seperti diketahui, kejelasan penyelenggaraan ajang olahraga empat tahunan itu hingga kini masih dipertanyakan di tengah meluasnya dampak virus corona atau Covid-19.

"Sikap kita dari kemarin pada saat video conference, kita bilang bahwa kita mendukung setiap keputusan dari IOC, karena kita percaya IOC pasti mengedepankan keselamatan para atlet," kata pria yang karib disapa Okto itu saat dihubungi Antara dari Jakarta, Senin (23/3/2020).

Okto mengatakan pihaknya tidak ingin banyak berspekulasi maupun bersikap seperti negara lain yang menyerukan agar pesta olahraga empat tahunan itu ditunda. Indonesia, harus menunjukkan dukungannya demi memuluskan langkah menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

"Iya (mendukung) karena kita punya kepentingan (lolos bidding tuan rumah Olimpiade 2032) dan kita tidak akan mempengaruhi apa-apa karena Jepang itu bagaimanapun harus kita dukung," ucapnya.

Apapun keputusannya nanti, lanjut Okto, Indonesia hingga kini masih terus bersiap menuju Olimpiade 2020. Kekhawatiran virus corona tak lantas membuat pelatnas terhenti.

Sebagai respons terhadap seruan penundaan yang semakin kencang, IOC dan panitia penyelenggara Tokyo 2020 yang awalnya bersikeras bahwa Olimpiade 2020 akan tetap digelar sesuai jadwal, kini sepakat untuk mulai membicarakan skenario alternatif, termasuk skenario penundaan.

"IOC berkoordinasi penuh dengan panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo, pemerintah Jepang serta pemerintah wilayah Metropolitan Tokyo, memulai pembicaraan dengan peninjauan menyeluruh atas perkembangan situasi kesehatan di dunia, dampaknya terhadap Olimpiade Tokyo, termasuk skenario penundaan," demikian penyataan resmi IOC.

Pembicaraan tersebut diperkirakan akan membuahkan hasil dalam kurun waktu empat pekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper