Prediksi Skor Napoli Vs Liverpool, Data Fakta, Preview, Susunan Pemain

Prediksi Skor Napoli Vs Liverpool, Data Fakta, Preview, Susunan Pemain
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 September 2019  |  15:59 WIB
Prediksi Skor Napoli Vs Liverpool, Data Fakta, Preview, Susunan Pemain
Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti - Reuters/Alberto Lingria

Bisnis.com, JAKARTA - Duel antara Napoli dengan Liverpool akan terjadi dalam laga pertama penyisihan Grup E yang dihelat di Stadion Sao Paolo, Napoli, Rabu (18/9/2019) dini hari, pukul 02.00 WIB.

Kedua tim akan berebut tempat teratas karena peserta lain, Red Bull Salzburg dan RKC Genk diprediksi masih berada  di bawah Liverpool dan Napoli.

Prediksi susunan pemain Napoli Vs Liverpool:

Napoli (4-4-2):
Meret (penjaga gawang), Rui, Koulibaly, Manolas, Lorenzo, Lambang, Ruiz, Allan, Callejón, Mertens, Lozano
Pelatih: Carlo Ancelotti (Italia)

Liverpool (4-3-3):
Adrián (penjaga gawang), Robertson, Dijk, Matip, Alexander-Arnold, Wijnaldum, Fabinho, Henderson, Mané, Firmino, Salah
Pelatih: Juergen Klopp (Jerman)

Prediksi Man of the Match:

1.Dries Mertens (33,33 persen)
2.Roberto Firmino (16,67 persen)
3.Sadio Mané (16,67 persen)
4.Kalidou Koulibaly (8,33 persen)
5.Hirving Lozano (8,33 persen)

Data dan fakta:

* Pemain absen dan diragukan tampil: Arkadiusz Milik, Elseid Hysaj, Divock Origi, Alisson, Naby Keita, Andrew Robertson

Warta Tim Napoli Vs Liverpool:

Napoli:

* Lorenzo Insigne pulih dari cedera. Ia turun sebagai pemain pengganti ketika Napoli menang 2-0 atas Sampdoria dalam liga domestik pada Selasa pekan lalu.
* Elseid Hysaj dan Arkadiusz Milik diragukan dapat memperkuat Napoli saat melawan Liverpool di ajang Liga Champions ini.
* Fabián Ruiz dan Piotr Zielinski terus bersaing agar dapat mendukung pergerakan Allan di lini tengah. Pemain anyar Hirving Lozano siap diturunkan dengan menempati lini depan.

Liverpool:

* Divock Origi menderita cedera saat Liverpool menang 3-1 atas Newcastle. Ia bakal absen saat melawan Napoli.
* Andrew Robertson masih diragukan dapat memperkuat Liverpool setelah absen dalam sesi latihan pada Senin pekan ini. Posisinya bakal digantikan oleh James Milner yang siap mengisi lini bek kiri.
* Juergen Klopp siap melakukan perubahan susunan pemain. Joe Gomez berharap masuk starting XI di posisi bek kanan atau bek tengah.
* Roberto Firmino siap merangsek Napoli setelah ia beristirahat pada akhir pekan lalu. Jordan Henderson siap kembali ke starting XI.

Data aktual tim Napoli Vs Liverpool:

* Liverpool mampu meraih lima kemenangan dari 6 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions.
* Liverpool setidaknya mencetak 2 gol dalam 5 dari 6 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions.

Prediksi jalannya laga Napoli Vs Liverpool:

* Napoli memiliki modal semangat dengan mengalahkan Sampdoria 2-0 pada akhir pekan, sementara Liverpool dipaksa bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Newcastle 3-1 pada Sabtu.
* Liverpool dan Napoli bermain imbang di fase grup Liga Champions pada musim lalu.
* Kedua tim berbagi kemenangan dalam laga kandang 1-0. Untuk itu, boleh jadi laga bakal berlangsung ketat.
* Lini pertahanan kedua tim sama-sama diuji menghadapi laju serangan bertubi-tubi.
* Liverpool diharapkan mampu belajar dari laga musim lalu saat melawan Napoli.
* Napoli siap membentengi diri dengan melakukan taktik pertahanan yang rapat.

Prediksi Man of the Match:

1.Dries Mertens (33,33 persen)
2.Roberto Firmino (16,67 persen)
3.Sadio Mané (16,67 persen)
4.Kalidou Koulibaly (8,33 persen)
5.Hirving Lozano (8,33 persen)

Prediksi Skor Napoli Vs Liverpool:

Skor Napoli Vs Liverpool: 2-1

Skor Napoli Vs Liverpool: 3-1

Skor Napoli Vs Liverpool: 1-1

Liverpool Atau Napoli, Juara Grup?

- Hasil undian Liga Champions pada akhir Agustus silam menempatkan Liverpool menghuni Grup B bersama Napoli, Genk, dan Red Bull Salzburg.

Berbekal skuad yang semakin padu dan tidak ditinggalkan para pemain kuncinya, mungkin hanya kuasa Tuhan yang mampu menggagalkan Liverpool melaju jauh di Liga Champions musim ini.

Juergen Klopp tidak banyak berbelanja pada bursa transfer musim panas. Ia hanya mendatangkan bek muda Belanda Sepp van den Berg dan kiper Adrian San Miguel.

Namun minimnya pembelanjaan Liverpol jelas bukan berarti tim yang bermarkas di Anfield ini kehilangan gigi. Bukti tersaji, Jordan Henderson dkk menyapu bersih kemenangan dari empat laga awal di Liga Inggris dan memuncaki klasemen dengan koleksi 12 poin.

Mereka pun telah "curi start" untuk mengangkat trofi pada awal musim, dengan memenangi Piala Super Eropa berkat kemenangan adu penalti 5-4 atas Chelsea. Laga yang menjadi ajang Adrian untuk mencuri perhatian, sekaligus trofi pertama untuk kiper asal Spanyol tersebut.

Seandainya ada riak-riak kecil dalam tubuh Liverpool, seperti gaya bermain Mohamed Salah yang dicap egois oleh sejumlah pihak, sejauh Klopp masih memegang komando rasanya hal-hal seperti itu masih dapat ditangani.

Salah satu tim yang berpeluang mendampingi Liverpool ke fase gugur adalah wakil Italia, Napoli.

Napoli yang gagal bersaing dengan Liverpool di fase grup Liga Champions musim lalu hanya karena kalah total jumlah gol, tentu tidak ingin pengalaman pahit itu terulang kembali.

Lolos ke Liga Champions sebagai tim peringkat kedua Liga Italia, I Partenopei mendatangkan sejumlah pemain untuk menjaga tren bagus mereka.

Mantan pemain Juventus Fernando Llorente didatangkan dengan cuma-cuma, pemain sayap PSV Eindhoven Hirving Lozano, dan bek AS Roma Kostas Manolas diboyong untuk memperkuat tim.

Mereka pun sukses mempertahankan palang pintu kokoh asal Prancis Kalidou Koulibaly, yang sempat santer diberitakan diincar sejumlah klub papan atas Eropa.

Sayangnya start mereka kurang mulus di liga domestik. Dari dua pertandingan, Napoli hanya mencatatkan satu kemenangan dan satu kekalahan sehingga baru mengoleksi tiga poin dan tertahan di peringkat ke-12.

Namun kekalahan 3-4 tersebut ditelan setelah mereka memaksa juara bertahan Juventus ketar-ketir, dan akibat nasib kurang baik setelah Koulibaly mencetak gol bunuh diri pada menit akhir pertandingan.

Klub Belgia Genk lolos ke Liga Champions sebagai juara liga domestik dengan keunggulan sebesar tujuh poin dari tim peringkat kedua Club Brugge.

Ini merupakan pertama kalinya Genk kembali tampil di kompetisi paling elit Eropa setelah absen selama empat musim.

Pada penampilan terakhirnya di Liga Champions, pada 2011/2012 Genk gagal lolos ke fase gugur karena hanya menduduki posisi juru kunci di grup yang dihuni Bayer Leverkusen, Chelsea, dan Valencia.

Namun di kompetisi Eropa strata kedua, Liga Europa, Genk dalam empat tahun terakhir selalu mampu lolos dari fase grup. Mereka bahkan mencapai perempat final pada musim 2016/2017 sebelum langkahnya dihentikan Celta Vigo.

Pada bursa transfer musim panas silam, Genk mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Stephen Odey, Patrik Hrosovsky, Paul Onuachu, Ianis Hagi, Carlos Cuesta, dan Theo Bongonda.

Tetapi setelah menjalani enam pertandingan di laga domestik, kedigdayaan Genk musim lalu belum terlihat lagi. Mereka hanya mampu mencatatkan tiga kemenangan, satu kali seri, dan dua kekalahan, yang membuat De Smurfen tertahan di peringkat keenam klasemen sementara.

Seperti Genk, Red Bull Salzburg pun tampil di Liga Champions musim ini dengan status juara liga domestik. Musim lalu keperkasaan mereka tergambar di klasemen akhir musim, setelah menjadi juara dengan keunggulan sembilan poin atas tim peringkat kedua LASK.

Namun berbeda dengan Genk, musim ini Salzburg tetap dominan di Liga Austria. Sampai pekan keenam, mereka mampu mencatatkan rekor 100 persen kemenangan dan memuncaki klasemen dengan koleksi 18 poin.

Sebagai tim kuat Austria, ini bukan pertama kalinya Salzburg tampil di Liga Champions. Namun mereka belum pernah menembus fase gugur, dan lebih sering terlempar ke Liga Europa.

Salzburg mendatangkan para pemain baru dalam diri Albert Vallci, Sekou Koita, Maximilian Woeber, dan Rasmus Nissen pada bursa transfer musim panas kemarin.

Tetapi untuk mampu berbicara banyak di pentas Liga Champions, kecil kemungkinan Salzburg mampu melakukannya pada musim ini. Mereka kemungkinan akan bersaing dengan Genk untuk mengamankan satu tiket Liga Europa.

Jadwal pertandingan penyisihan Grup E (dalam WIB, tuan rumah disebut pertama):

Rabu (18/9) Red Bull Salzburg vs KRC Genk
Rabu (18/9) Napoli vs Liverpool
Rabu (2/10) KRC Genk vs Napoli
Kamis (3/10) Liverpool vs Red Bull Salzburg
Kamis (24/10) Red Bull Salzburg vs Napoli
Kamis (24/10) KRC Genk vs Liverpool
Rabu (6/11) Liverpool vs KRC Genk
Rabu (6/11) Napoli vs Red Bull Salzburg
Kamis (28/11) Liverpool vs Napoli
Kamis (28/11) KRC Genk vs Red Bull Salzburg
Rabu (11/12) Red Bull Salzburg vs Liverpool
Rabu (11/12) Napoli vs KRC Genk

Prediksi klasemen akhir:
1. Liverpool
2. Napoli 
3. Red Bull Salzburg
4. KRC Genk

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Liverpool, Napoli

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top