Meski Kalah di Awal Musim, Valuasi MU Justru Tembus Rp70 Triliun

Manchester United dikenal sebagai salah satu klub sepak bola terbesar dunia, dengan segudang pemain bintang yang dimiliki dan prestasi yang sudah diraih. 
Annisa Margrit | 31 Agustus 2018 12:51 WIB
Pemain Manchester United merayakan gol Luke Shaw ke gawang Leicester City saat menang 2-1 pada awal Liga Inggris 2018-2019, di Old Trafford, Manchester, Jumat (10/8). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Manchester United dikenal sebagai salah satu klub sepak bola terbesar dunia, dengan segudang pemain bintang yang dimiliki dan prestasi yang sudah diraih. 
 
Sepak bola adalah salah satu cabang olahraga (cabor) yang paling populer di dunia. Tidak heran jika banyak uang yang bergerak di cabor ini. 
 
Tidak hanya menyangkut kontrak pemain, yang nilainya bisa mencapai ratusan juta dolar dalam sekali transfer, tapi juga dari sponsorship
 
Sponsor klub umumnya datang dari perusahaan peralatan olahraga semacam Adidas dan Nike, bank, atau maskapai penerbangan. Adapun untuk para pemain, produknya lebih beragam, contohnya produk minuman energi atau sampo.
 
Nah, Manchester United (MU) ternyata selalu masuk daftar klub sepak bola dengan pendapatan terbesar dunia. Dilansir dari Forbes, Jumat (31/8/2018), valuasi klub asal Manchester, Inggris itu sempat menyentuh US$4,8 miliar atau hampir Rp70,7 triliun.
 
Menariknya, nilai valuasi itu tercatat justru setelah MU kalah 0-3 dari Tottenham Hotspur pada laga Liga Inggris, Senin (27/8) waktu setempat. Saham MU yang diperdagangkan di NYSE naik ke level US$26,05 pada hari yang sama.
 
Secara keseluruhan, saham MU yang diperdagangkan di NYSE sudah naik 55% dalam setahun terakhir. 
 
Valuasi tersebut membuat MU menyamai valuasi Dallas Cowboys, klub American football AS. Menurut daftar klub olahraga dengan valuasi tertinggi versi Forbes yang dirilis pada 12 Juni 2018, Dallas Cowboys berada di peringkat pertama sedangkan MU di posisi kedua dengan US$4,12 miliar.
 
Data ini juga sejalan dengan laporan perusahaan audit dan layanan finansial KPMG. Dalam laporan berjudul Football Clubs' Valuation: The European Elite 2018, MU berada di ranking teratas dengan Entreprise Value (EV) sebesar 3,25 miliar euro atau sekitar Rp56 triliun.
 
Laporan yang disampaikan pada 23 Mei 2018 itu merupakan hasil analisis laporan keuangan yang dipublikasikan masing-masing klub sepak bola dan bukan atas bisnis maupun hasil laga tiap klub. 
 
Klub Spanyol berturut-turut membuntuti MU. Real Madrid di posisi kedua dengan EV 2,92 miliar euro atau sekitar Rp50,24 triliun, sedangkan Barcelona di peringkat ketiga dengan 2,78 miliar euro atau sekitar Rp47,88 triliun.

Meski harus menelan kekalahan di lapangan hijau, tapi ternyata para investor MU di pasar saham masih yakin dengan kinerja klub ini.

Ini merupakan kekalahan kedua MU dalam tiga laga pertama musim ini. Sebelumnya, MU menang 2-1 dari Leicester City dan kalah 2-3 dari Brighton.

Pada Minggu (2/9), MU akan bermain di Stadion Turf Moor melawan tuan rumah Burnley.

Sumber : Forbes

Tag : manchester united
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top