Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASIAN GAMES 2018: Preview Indonesia U23 vs Uni Emirat Arab U23, Data dan Statistisk, Line Up: Evan Dimas Optimistis

“Yo...Ayo...Kita Harus Menang. O Ayo Ayo Indonesia Ku Ingin Kita Harus Menang...” Sore ini, Jumat (24/8/2018) pukul 16.00 WIB, lagu itu, dipastikan, bakal menggema dan memenuhi Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 24 Agustus 2018  |  15:07 WIB
Timnas U-23 Indonesia - PSSI
Timnas U-23 Indonesia - PSSI

Bisnis.com, JAKARTA –  “Yo...Ayo...Kita Harus Menang. O Ayo Ayo Indonesia Ku Ingin Kita Harus Menang...” Sore ini, Jumat (24/8/2018) pukul 16.00 WIB, lagu itu, dipastikan, bakal menggema dan memenuhi Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat.

Lagu itu akan menjadi pemicu semangat tim nasional U23 Indonesia yang akan menghadapi Uni Emirat Arab U23 di babak 16 besar Asian Games 2018. Kemenangan itu, bukan hanya akan mengantarkan Indonesia ke perempat final. Lebih dari itu, membangun rasa kebanggaan pada tim nasional, dan mengulang 1951, 1966 dan 1970 saat Indonesia lolos ke perempat final pesta olahraga bangsa Asia itu.

Karena itu, dukungan suporter yang penuh dan fanatik menjadi kebutuhan yang sulit diacuhkan. "Ya...Kami sangat mengharapkan dukungan suporter. Mereka pemain kedua belas kami," kata Asisten Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Bima Sakti di lapangan sepak bola B Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Pertanyaannya, mampukah kita mengatasi Uni Emirat Arab?

Empat penampilan di babak penyisihan Grup A, yang menghasilkan tiga kemenangan dan hanya sekali kalah, bisa menjadi pijakan kalau Indonesia bisa meraih hasil yang baik. Sepakbola menyerang dan menekan lawan saat kehilangan bola telah membuahkan hasil. Jika saja handsball Zulfandi, yang tidak disengaja di kotak pinalti, Palestina sulit meraih kemenangan.

Sepanjang babak kedua, hanya karena kita yang gagal mengoptimalkan peluang yang ada, membuat aksi menekan tanpa ampun membuat Palestina tidak mampu berbuat banyak untuk menekan Indonesia. Begitu juga saat melawan China Taipei dan Hong Kong, terutama di babak kedua.

Apalagi, bagi Luis Milla, Uni Emirat bukan tim yang asing. "Pelatih Milla punya pengalaman melatih di UEA, dia tahu betul karakter pemain negara tersebut. Makanya, ada instruksi khusus dari pelatih untuk tetap menjaga spirit dan kontrol emosi saat pertandingan,” jelas Asisten pelatih tim Indonesia, Bima Sakti.

Tentu, dengan postur tubuh yang lebih tinggi, seperti halnya pemain Palestina, membuat Indonesia harus mewaspadai Uni Emirat Arab. “Ya... Mereka memiliki pemain dengan postur yang tinggi,” ujar Bima.

Karena itu, seperti halnya Bima, kita pun sepakat, permainan bola tinggi harus diantisipasi. Terutama menekan agar mereka tidak leluasa memberikan umpan lambung di depan gawang. "Pemain sayap kanan mereka bagus sekali. Kami harus mewaspadai seluruh pemain mereka.”

Memang, tim asal Timur Tengah selalu menjadi momok. Pada November 2017, skuat Timnas U-23 Indonesia ditaklukkan Suriah dengan skor 2-3 dalam laga uji coba. Kemudian, akhir April 2018, Timnas U-23 kalah dari Bahrain dengan skor 0-1 di pertandingan turnamen PSSI Anniversary Cup 2018. Terakhir, di Asian Games 2018, Timnas U-23 Indonesia dikalahkan Palestina dengan skor 1-2 di Grup A.

Namun, menurut gelandang timnas U-23 Indonesia Evan Dimas Darmono, kondisi non-teknis tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak bermain bagus.  Pesepak bola yang merumput di Liga Super Malaysia bersama klub Selangor FC itu pun berjanji dirinya dan rekan-rekannya akan menunjukkan perjuangan maksimal supaya dapat melaju ke perempatf inal Asian Games 2018. "Kami harus optimistis," tutur Evan.

Prediksi Susunan Pemain

Indonesia U-23 Starting XI : Andritany Ardhiyasa, Putu Gede Juni, Zulfiandi, Hansamu Yama (C), Evan Dimas Darmono, M.Rezaldi Hehanussa, Alberto Goncalves da Costa, Stefano Lilipaly, Febri Hariyadi, Ricky Fajrin Saputra, Irfan Jaya. Pelatih: Luis Milla

Uni Emirat Arab : Mohamed Alshamsi, Ahmed Almehrzi, Salem Alsharji, Esmail Alali, Majid Salim, Khaled Aldhanhani, Ali Alyahyaee, Mohamad Alattas, Mohammed Almesmari, Zayed Alameri, Rashed Musabbah.

Rekor Asian Games
Tahun Hasil Posisi M MS K GM GK
1951Perempat –final6100103
1954Keempat442021512
1958Ketiga35401136
1962Penyisihan grup5320193
1966Perempat final5522184
1970Perempat final5512247
1974Tidak Berpartisipasi
1978
1982
1986Keempat46123414
1990Tidak berpartisipasi
1994
1998

2002-2018 – Tim U-23

Rekor Asian Games
Tahun HasilPosisi M M S K GM GK
2002Tidak berpartisipasi
2006Babak 1273012211
2010Tidak Berpartisipasi
2014Babak 161142021210
2018Tuan rumah
TotalTerbaik: Babak 162/472141421

UNI EMIRAT ARAB

REKOR ASIAN GAMES
Tahun HasilMMS K GM GK
1951Tidak Ikut000000
1954Tidak Ikut000000
1958Tidak Ikut000000
1962Tidak Ikut000000
1966Tidak Ikut000000
1970Tidak Ikut000000
1974Tidak Ikut000000
1978Tidak Ikut000000
1982Tidak Ikut000000
1986Kelima532074
1990Tidak Ikut000000
1994Kedelapan412165
1998Ke-154112510
Tim U-23
2002Penyisihan Grup311134
2006Penyisihan301237
2010Medali perak 742192
2014Perempat final420283
2018 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asian games 2018
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top