Catatan Sempurna Zinedine Zidane di Real Madrid

Di pengujung Mei 2018, hanya 5 hari setelah pesta Los Blancos di Kiev dengan mengukir gelar Liga Champions ke-13, Zidane memilih mundur dari kursi pelatih.
Stefanus Arief Setiaji | 01 Juni 2018 11:55 WIB
Zinedine Zidane saat konferensi pers, di Madrid, Spanyol, Kamis (31/5/2018). - Reuters/Juan Medina

Bisnis.com, JAKARTA — Terima kasih Zizou. Begitu kalimat penutup di situs resmi Real Madrid untuk melepas pelatihnya, Zinedine Zidane mencari peraduan yang baru.

Di pengujung Mei 2018, hanya 5 hari setelah pesta Los Blancos di Kiev dengan mengukir gelar Liga Champions ke-13, Zidane memilih mundur dari kursi pelatih.

Zidane sepertinya ingin mengakhiri karier kepelatihan di Madrid dengan cerita suka cita.

Berbeda dengan kariernya sebagai pemain yang dikenang dengan tandukan ke wajah Marco Materazzi yang berujung kartu merah di final Piala Dunia 2006.

Pelatih asal Prancis itu menutup karier di Madrid dengan sempurna. Selama 2,5 tahun menukangi klub berlimpah bintang, Zidane memenangkan 3 gelar Liga Champions, 2 gelar Piala Dunia Antarklub, 2 Piala Super UEFA, 1 gelar LaLiga, dan 1 gelar Piala Super Spanyol. Total, sembilan piala direngkuhnya.

Dalam situsnya, manajemen Madrid menyebut Zizou mengakhiri karier sebagai pelatih Real Madrid setelah memainkan bagian fundamental dalam salah satu era klub yang paling sukses.

Pada 4 Januari 2016, Zidane mengambil alih tim. Selain raihan sembilan piala, dia memecahkan beberapa catatan.

Pria keturunan Aljazair ini memiliki rekor terbaik dari setiap pelatih Real Madrid di 70 pertandingan pertama (51 kemenangan, 14 seri dan 5 kekalahan).

Bersamanya, Madrid memecahkan rekor di Spanyol sebagai tim yang mampu mencetak gol berturut-turut dalam 73 laga dan sebagian besar pertandingan tak terkalahkan (40 laga).

"Yang terpenting, dia adalah satu-satunya manajer yang memenangkan tiga Piala Eropa berturut-turut," bunyi pernyataan resmi Madrid dikutip Jumat (1/5/2018).

Bagi klub, tidak banyak sosok yang bisa memenangkan gelar Eropa saat berstatus sebagai pemain maupun pelatih.

Zidane sangat dikenang ketika gol setengah volinya membawa Real Madrid menumbangkan Bayer Leverkusen di final Liga Champions pada 2002.

"Di Real Madrid hanya dia dan Miguel Muñoz berhasil melakukannya," tulis manajemen klub.

Zidane pergi setelah 149 pertandingan sebagai manajer Real Madrid, mengawal 104 kemenangan.

Tag : Zinedine Zidane
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top