Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BT Group Singkirkan SKY dari Liga Champions, Kontrak US$1,45 Juta

BT Gruop dari Inggris telah memenangkan hak untuk menyiarkan Liga Champions dan Liga Europa selama tiga tahun dengan nilai kotrak 1,18 miliar pound (US$ 1,45 juta) kesepakatan itu mengunci keluar Sky dari kompetisi.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 06 Maret 2017  |  15:57 WIB
Trofi Liga Champions - Reuters
Trofi Liga Champions - Reuters

Bisnis.com, LONDON -  BT Gruop dari Inggris telah memenangkan hak untuk menyiarkan Liga Champions dan Liga Europa selama tiga tahun dengan nilai kotrak 1,18 miliar pound (US$ 1,45 juta) kesepakatan itu  mengunci keluar Sky  dari kompetisi.

Broadband terbesar Inggris dan operator seluler itu mengatakan hal itu dalam posisi yang kuat untuk menguangkan investasi sekitar 394 juta pound musim melalui berlangganan, grosir, pendapatan komersial, dan iklan.

Kesepakatan tiga tahun berjalan dari musim 2018/19.

BT pertama kali memenangkan hak untuk  menayangkan Liga Champions pada 2013, mengalahkan Sky dengan kesepakatan senilai 299 juta pound per tahun dan itu sinyal niatnya untuk menjadi pemain serius di pasar penyiaran olahraga. 

BT Group adalah sebuah perusahaan asal Britania Raya yang bergerak di sektor jasa telekomunikasi. Fokus utama BT Group adalah industri jasa telekomunikasi. Pada  2014, BT Group mendapatkan penjualan sebesar US$28,6 miliar dengan total keuntungan US$3,2 miliar. Pada tahun yang sama, BT Group menempati peringkat ke-218 dalam daftar Global 2000, sebuah daftar perusahaan terbesar di dunia yang diperingkat oleh majalah bisnis Forbes, dengan total nilai pasar (market value) USS$50 miliar dan total aset sebesar US$39,9 miliar.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

liga champions hak siar

Sumber : REUTERS

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top