Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Impikan Jadi Kapten Inter, Guarin Ogah ke Turki

Agen gelandang Inter Milan Fredy Guarin, Marcelo Ferreyra, menekan bahwa kliennya itu telah bertekad untuk bertahan di klub Serie A Italia tersebut meskipun sempat muncul rumor yang mengaitkannya ke Galatasaray.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 12 Juli 2015  |  12:44 WIB
Fredy Guarin - Reuters/Stefano Rellandini
Fredy Guarin - Reuters/Stefano Rellandini

Bisnis.com, JAKARTA - Agen gelandang Inter Milan Fredy Guarin, Marcelo Ferreyra, menekan bahwa kliennya itu telah bertekad untuk bertahan di klub Serie A Italia tersebut meskipun sempat muncul rumor yang mengaitkannya ke Galatasaray.

Pemain Timnas Kolombia tersebut sudah menjadi incaran Galatasaray ketika pelatih Inter Milan saat ini Roberto Mancini masih melatih di klub Turki tersebut. Namun Ferreyra memastikan bahwa pemain bernama lengkap Fredy Alejandro Guarin Vasquez itu lebih ingin tinggal di Inter.

“Kami sama sekali tidak mencari tim lain. Satu-satunya tim yang diinginkan Guarin mengeluarkan seluruh kemampuannya adalah Inter. Tak ada yang lebih diinginkannya daripada memenangi trofi bersama Nerazzurri dan menjadi juara dengan jersey Inter,” kata Ferreyra.

Dia menambahkan, “Fredy tidak pernah, saya garis bawahi tidak pernah, ingin meninggalkan klub ini. Dia juga menginginkan suatu saat lengannya dibaluti ban kapten Inter, jadi dia setiap hari bekerja keras untuk mencapai targetnya. Tidak ada siapa pun yang mencintai Inter seperti Fredy.”

Guarin, kelahiran Puerto Boyaca, Kolombia, 30 Juni 1986 memulai karier juniornya bersama klub lokal Envigado pada usia 16 tahun. Dia mengawali karier profesionalnya pada usia 18 tahun bersama klub Kolombia tersebut.

Masih menjadi pemain Envigado saja, Guarin sudah menarik perhatian tim-tim hebat seperti Boca Juniors (Argentina) dan Saint-Etienne (Prancis) untuk meminjamnya. Akhirnya Saint-Etienne, juara terbanyak Ligue 1 Prancis, berhasil mengontraknya secara permanen pada 2007.

Guarin kemudian pindah ke klub Portugal FC Porto pada 2008 dan pada 2012 dipinjam Inter, yang akhirnya mempermanenkannya pada tahun yang sama. Inter merupakan klub tempatnya bermain paling banyak dibandingkan klub-klub sebelumnya yakni 92 pertandingan dengan kontribusi 14 gol.

Untuk Timnas Kolombia, Guarin juga memainkan peran penting membawa Los Cafeteros menembus 8 besar Piala Dunia pertama kalinya sepanjang sejarah di Brasil pada tahun lalu sebelum dihentikan oleh tuan rumah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

galatasaray inter milan porto piala dunia 2014 timnas kolombia Saint Etienne

Sumber : Soccerway

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top