Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ejek Etnis China & Yahudi, Bos Wigan Didenda 50 Ribu Pound

Pemilik klub Wigan Athletic Dave Whelan dikenai skorsing oleh otoritas sepak bola Inggris, Football Association (FA), berupa larangan beraktivitas yang terkait dengan sepak bola selama 6 pekan dan denda sebesar 50 ribu pound sterling.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 01 Januari 2015  |  16:51 WIB
Ejek Etnis China & Yahudi, Bos Wigan Didenda 50 Ribu Pound
Dave Whelan - PA Sports

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilik klub Wigan Athletic Dave Whelan dikenai skorsing oleh otoritas sepak bola Inggris, Football Association (FA), berupa larangan beraktivitas yang terkait dengan sepak bola selama 6 pekan dan denda sebesar 50 ribu pound sterling.

Dalam wawancara dengan Guardian bulan lalu, Whelan mengeluarkan pernyataan yang tidak pantas terhadap etnis China dan bangsa Yahudi dikaitkan dengan ‘perburuan uang’.

Lelaki berusia 78 tahun tersebut, yang ketika menjadi pemain menghabiskan karier profesionalnya sebagai bek Blackburn Rovers dan Crewe Alexandra, menerima tuduhan penghinaan tersebut, tetapi menolak tuduhan rasisme, tulis Reuters.

Komisi Disiplin FA pun mengaku puas bahwa Whelan tidak bermaksud rasis, namun atas ucapannya, pria kelahiran Bradford tersebut tetap dijatuhi sanksi.

Wigan Athletic merupakan kontestan Divisi Championship, kasta kedua kompetisi dalam sistem sepak bola Inggris.

Pada musim lalu, Wigan menduduki peringkat kelima Divisi Chamionship, tetapi untuk musim ini prestasi skuat asuhan Malky Mackay itu jeblok. Dari 24 pertandingan yang telah dijalani, Wigan menghuni posisi ke-23 atau nomor dua dari bawah dan terancam degradasi ke League One. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wigan wigan athletic
Editor : M. Syahran W. Lubis

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    Terpopuler

    Banner E-paper
    back to top To top