Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sambil Hujan-hujanan, Luhut Pantau Atlet Atletik Berlatih

Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), memantau proses latihan para atlet.
Menko Marves sekaligus Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, memantau proses latihan atlet atletik Indonesia / Instagram @luhut.pandjaitan.
Menko Marves sekaligus Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, memantau proses latihan atlet atletik Indonesia / Instagram @luhut.pandjaitan.

Bisnis.com, JAKARTA - Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), memantau proses latihan para atlet.

Luhut Binsar Pandjaitan menyambangi sesi latihan atlet atletik di Stadion Madya, Jakarta, pada Sabtu (9/3/2024) pagi.

Luhut yang merupakan Ketua PB PASI memantau atlet Tanah Air yang bersiap tampil di Kualifikasi Olimpiade 2024 Paris, terutama Lalu Muhammad Zohri.

Atlet lari 100 meter Indonesia itu tengah melaksanakan "time trial" untuk mengukur catatan waktu terbaik.

Hal ini merupakan bentuk persiapan Lalu menuju Kualifikasi Olimpiade 2024 Paris.

"Saya ditemani oleh Menpora Dito Ariotedjo datang pagi ini ke Stadion Madya Gelora Bung Karno selain untuk memberikan semangat dan bertemu dengan dengan para atlet, juga secara khusus memantau seberapa jauh ukuran catatan waktu sprinter andalan Pelatnas Indonesia, Lalu Muhammad Zohri sebelum ia mengikuti kualifikasi pertama dan melaksanakan training center di Phoenix, Amerika Serikat," tulis Luhut Binsar Pandjaitan dalam akun Instagram pribadinya, Sabtu (9/3/2024).

Luhut menambahkan, dirinya sempat berbincang intensif dengan Zohri pada sela-sela latihan.

Menurutnya, Zohri telah berlatih intensif 6 hari dalam seminggu di trek lari ataupun pusat kebugaran.

"Ini semua dilakukan demi mendapatkan tiket ke Olimpiade 2024 Paris 2024, di mana Zohri harus memenuhi syarat limit atau batas waktu minimal 10,00 detik. Zohri berharap tidak lagi mengulang kegagalannya pada Asian Games yang lalu dan menjadi manusia tercepat pertama di Indonesia yang menorehkan waktu 10,00 untuk nomor sprint 100 meter," tulis Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi itu.

Selain Zohri, Odekta Naibaho juga akan tampil dalam ajang Daegu Marathon di Korea Selatan.

Odekta harus mengejar limit 2 jam 26 menit jika ingin lolos ke Olimpiade 2024 Paris.

"Saya berharap para atlet lainnya yang sedang menjalani Pelatnas Mandiri di Pangalengan Training Center, juga terus memacu dan mengasah semangatnya. Demi menorehkan prestasi terbaik mereka di salah satu pusat pelatihan terbaik yang ada di Asia yang akhirnya dimiliki Indonesia," tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper