Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Timnas Indonesia Gagal ke Piala Asia U-17, Bima Sakti dan Markus Jadi Trending Topic

Kegagalan timnas U-17 Indonesia menembus putaran final Piala Asia U-17 2022 berujung sorotan tajam untuk Bima Sakti dan Markus Horison.
Taufan Bara Mukti
Taufan Bara Mukti - Bisnis.com 10 Oktober 2022  |  08:39 WIB
Timnas Indonesia Gagal ke Piala Asia U-17, Bima Sakti dan Markus Jadi Trending Topic
Bima Sakti Tukiman - Antara/Puspa Perwitasari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kegagalan timnas U-17 Indonesia menembus putaran final Piala Asia U-17 2022 berujung sorotan tajam untuk Bima Sakti dan Markus Horison.

Timnas U-17 Indonesia dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023.

Hasil itu terjadi akibat kekalahan 1-5 dari Malaysia pada laga pamungkas Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Minggu (9/10/2022).

Garuda Asia sejatinya hanya butuh hasil imbang untuk menyegel satu tiket ke putaran final Piala Asia U-17 sebagai juara Grup B.

Akan tetapi, tim besutan Bima Sakti itu akhirnya harus menelan pil pahit dengan kekalahan 1-5 dari Malaysia.

Indonesia kini menempati posisi runner-up Grup B. Ironisnya, Arkhan Kaka dan kawan-kawan juga tak masuk dalam enam runner-up terbaik yang berhak lolos ke Piala Asia U-17.

Penampilan buruk timnas U-17 Indonesia melawan Malaysia membuat nama Bima Sakti dan Markus Horison menjadi trending topic di media sosial Twitter.

Banyak netizen yang menyoroti kemampuan Bima Sakti sebagai pelatih kepala. Eks kapten timnas Indonesia itu dinilai membuat kesalahan di Kualifikasi Piala Asia U-17.

Lebih tajam sorotan yang diarahkan kepada Markus Horison. Pelatih kiper timnas U-17 Indonesia itu jadi trending topic akibat ucapannya beberapa waktu lalu.

Selepas membawa timnas U-16 Indonesia menjadi juara Piala AFF U-16 2022, Markus mengucapkan kalimat "local pride" saat penyerahan medali.

Kalimat tersebut diduga merujuk pada keberhasilan timnas U-16 Indonesia menjadi juara Piala AFF U-16 tanpa adanya pemain naturalisasi.

Sebagai tambahan informasi, hanya timnas level U-16 yang tak memakai jasa pemain naturalisasi. Adapun di level U-19 dan senior semuanya memakai pemain naturalisasi di bawah arahan Shin Tae-yong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Timnas U-17 Indonesia Kualifikasi Piala Asia U-17 Bima Sakti Markus Horison malaysia timnas indonesia
Editor : Taufan Bara Mukti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top