Qatar Buat Sejarah di Copa America, Imbangi Paraguay 2 - 2 (Video)

Qatar mencatat sejarah dengan berhasil memetik 1 angka hasil seri 2 - 2 melawan Paraguay dalam pertandingan Grup B Copa America 2019.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  06:17 WIB
Qatar Buat Sejarah di Copa America, Imbangi Paraguay 2 - 2 (Video)
Para pemain Qatar setelah mengimbangi Paraguay 2 - 2. - Reuters/Ricardo Moraes

Bisnis.com, JAKARTA – Qatar mencatat sejarah dengan berhasil memetik 1 angka hasil seri 2 - 2 melawan Paraguay dalam pertandingan Grup B Copa America 2019 di Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin (17/6/2019) dini hari WIB.

Qatar, juara Piala Asia 2019 yang mengikuti turnamen antarnegara Amerika Selatan ini dengan status tim undangan bersama runnerup up Piala Asia Jepang, sempat tertinggal dua gol sebelum mampu memasok dua gol balasan ke gawang Paraguay.

Oscar Cardozo mencetak gol cepat pada menit ke-4 dari titik penalti untuk membuat Paraguay unggul 1 - 0, skor yang bertahan hingga wasit Diego Haro dari Peru mengakhiri pertandingan babak pertama.

Wasirt menetapkan penalti untuk keuntungan Paraguay setelah pemain Qatar Pedro Miguel Correia, naturalisasi dari Cape Verde, handball di area terlarang.

Pada babak kedua, Paraguay menggandakan keunggulan lewat aksi Derlis Gonzalez pada menit ke-56. Derlis Gonzalez baru masuk pada awal babak kedua menggantikan Hernan Perez dan dia mencetak gol dengan tendangan jarak jauh sekitar 25 meter.

Namun, Qatar membuktikan kepantasannya untuk ikut bertarung di ajang ini dengan melesakkan dua gol balasan yang dicetak Almoez Ali (68’) dengan tendangan melebngkung dari luar kotak penalti dan bunuh diri gelandang Paraguay Rodrigo Rojas (77’).

Rojas berupaya menyapu bola tendangan bek Qatar Boualem Khoukhi, naturalisasi dari Aljazair, tapi sundulan kepalanya malah masuk ke gawang sendiri.

Dengan hasil ini, klasemen sementara Grup B dipimpin oleh Kolombia yang pada Minggu (16/6/2019) pagi WIB membuat kejutan dengan menundukkan Argentina, salah satu tim unggulan, dengan skor 2 - 0.

Paraguay dan Qatar menduduki posisi kedua dan ketiga dengan nilai 1, sedangkan Argentina bersama Lionel Messi-nya mengisi dasar klasemen tanpa nilai.

Copa America kali ini diikuti tim nasional 10 anggota Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) ditambah dua tim undangan Qatar dan Jepang, juara dan runner up Piala Asia 2019.

Juara bertahan Copa America adalah Cile, yang memenangi dua perhelatan terakhir, 2015 dan 2016, keduanya dengan menaklukkan Argentina di final melalui adu penalti setelah permainan selama 120 menit skor 0 - 0.

Juara terbanyak Copa America sepanjang sejarah sejak pertama kali digelar pada 1916 adalah Uruguay yakni 15 kali, diikuti Argentina 14, Brasil 8, Paraguay, Cile, dan Peru 2, serta Kolombia dan Bolivia masing-masing 1 kali juara.

Pembagian grup turnamen tahun ini, Brasil unggulan di Grup A bersama Bolivia, Peru, dan Venezuela. Grup B diisi Argentina sebagai unggulan bersama Kolombia, Paraguay, dan Qatar, sedangkan Grup C diisi Uruguay sebagai unggulan bersama Cile, Ekuador, dan Jepang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
copa america

Sumber : Reuters & CopaAmerica.com

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top