Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sepp Blatter Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual

Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter kembali mendapat kabar miring. Kali ini dia dituduh oleh Hope Solo, kiper timnas sepakbola wanita Amerika Serikat Hope Solo soal penyerangan seksual terhadapnya di ajang penghargaan FIFA Ballon d'OR pada Januari 2013 lalu.
Presiden FIFA Sepp Blatter mengundurkan diri empat hari setelah dipilih kembali untuk kelima kalinya/Reuters
Presiden FIFA Sepp Blatter mengundurkan diri empat hari setelah dipilih kembali untuk kelima kalinya/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter kembali mendapat kabar miring. Kali ini dia dituduh oleh Hope Solo, kiper timnas sepakbola wanita Amerika Serikat Hope Solo soal penyerangan seksual terhadapnya di ajang penghargaan FIFA Ballon d'OR pada Januari 2013 lalu.

Dalam sebuah interview dengan surat kabar Portugal Expresso, beberapa waktu lalu, dikutip dari The Guardian, Sabtu (11/11/2017) Solo mengklaim bahwa Blatter telah mencengkram bokongnya saat presentasi tahunan penghargaan sepakbola FIFA. Saat itu, Solo mempresentasikan mempresentasikan rekannya Abby Wambach yang memenangken medali emas di Olimpiade London.

Menanggapi hal itu, juru bicara Blatter membantah tuduhan Solo. Dia menganggapnya sebagai tuduhan yang konyol.

Dalam tayangan resmi FIFA, Solo tampak naik ke panggung dengan Blatter dari balik tirai di belakang panggung untuk mempersembahkan penghargaan tersebut ke Wambach. Kepada Expresso, Solo mengatakan bahwa Blatter mencengkram bokongnya beberapa saat sebelum naik panggung.

Sebelumnya, pada satu kesempatan Solo berbicara tentang pelecehan seksual di dunia olahraga. Di akun Instagramnya, Solo mengucapkan selamat kepada wanita yang berani berbicara dan menulis hashtag #MeToo dalam postingannya tentang pelecehan seksual dalam olahraga.

"Selama beberapa hari terakhir, saya telah memikirkan semua situasi tidak nyaman yang pernah saya alami dan /atau rekan satu tim saya alami selama bertahun-tahun dengan pelatih, dokter, pelatih, eksekutif dan bahkan rekan satu tim. Dari komentar yang tidak pantas, uang muka dan talangan yang tidak diinginkan untuk pelatih dan [manajer umum] dan bahkan petugas pers yang berbicara tentang pemain ''payudara' dan penampilan fisik, pelecehan seksual merajalela di dunia olahraga. Saya selalu merasa akan 'menanganinya' dan membela diri dalam situasi seperti itu, tapi tidak ada konsekuensinya bagi para pelaku. Itu perlu diubah. Diam tidak akan mengubah dunia! "

Solo merupakan penjaga gawang yang paling banyak meraih caps bersama timnas sepakbola wanita AS dengan 202 penampilan. Bersama timnas AS, dia meraih juara Olimpiade 2012 dan 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Dika Irawan

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper