Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Bisa Tahan Emosi, Karier Patrice Evra Berakhir

Bek klub Ligue 1 Olympique Marseille Patrice Evra telah diskors dari sepak bola klub Eropa itu untuk sisa musim.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 November 2017  |  07:54 WIB
Tak Bisa Tahan Emosi, Karier Patrice Evra Berakhir
Patrice Evra saat memperkuat Juventus - Reuters/Giorgio Perottino
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bek klub Ligue 1 Olympique Marseille Patrice Evra telah diskors dari sepak bola klub Eropa itu untuk sisa musim, dan meninggalkan klub itu dengan kesepakatan bersama ketika kariernya menemui titik akhir, demikian keterangan UEFA.

Mantan pemain internasional Prancis itu diusir keluar lapangan sebelum kick off dalam pertandingan Liga Europa di markas klub Portugal Vitoria Guimaraes pada 2 November 2017, saat dia tengah dipersiapkan menjadi pemain pengganti.

Dia mengarahkan tendangan kepada seorang penggemar di tepi lapangan saat melakukan pemanasan karena termakan provokasi pendukung tuan rumah.

Pria 36 tahun itu diskors dari semua pertandingan kompetisi antarklub di bawah naungan Union of European Football Associations (UEFA) sampai 30 Juni 2018.

Pada pernyataan di situs resmi mereka (www.om.net), Marseille mengatakan dia telah meninggalkan klub.

"Dia telah melakukan sesuatu yang tidak dapat diperbaiki dengan bereaksi terhadap provokasi-provokasi memalukan dari beberapa orang," demikian pernyataan klub Marseille.

Evra, yang memulai karier profesionalnya pada 1998, pernah bermain untuk Monaco, Manchester United, Juventus, dan Marseille, dengan memenangi lima gelar Liga Primer Inggris, dua gelar Serie A Italia, serta satu gelar Liga Champions Eropa bersama Manchester United pada 2008.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timnas prancis olympique marseille

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top