Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hasil Uji Coba Copa America: Juara Bertahan Chile Tumbang

Juara bertahan Chile mendapat modal buruk setelah kalah dengan skor tipis 1-2 dari tamunya Jamaika dalam pertandingan uji coba menjelang Copa America Centenario.
Juan Antonio Pizzi/Reuters-Jon Nazca
Juan Antonio Pizzi/Reuters-Jon Nazca

Bisnis.com, JAKARTA - Juara bertahan Chile mendapat modal buruk setelah kalah dengan skor tipis 1-2 dari tamunya Jamaika dalam pertandingan uji coba menjelang Copa America Centenario di Stadion Sausalito di Vila del Mar, Chile, pada Sabtu pagi WIB (28/5/2016).

Dalam laga itu, Chile, yang tahun lalu mendapatkan gelar pertamanya di sebuah turnamen besar dengan menjuarai Copa America 2015 yang digeber di negaranya sendiri, menekan habis pertahanan Jamaika, yang juga kontestan Copa America Centenario.

Pasukan asuhan pelatih asal Spanyol Juan Antonio Pizzi mendominasi jalannya pertandingan dengan menguasai bola hingga 66 persen, tetapi ketidak-efektifan serangan Alexis Sanchez dan kawan-kawan akhirnya gagal memberi kemenangan.

Dipimpin wasit Bolivia Raul Orozco, Chile bahkan sempat tertinggal 0-2 berkat dua gol Jamaika asuhan pelatih yang dilesakkan oleh Clayton Donaldson pada menit ke-36 dan Joel Grant saat babak kedua memasuki menit ke-8.

Chile baru berhasil mencetak sebiji gol yang gagal menyelamatkan dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri 10 menit menjelang laga usai melalui kontribusi Nicolas Castillo.

Ini jelas merupakan bekal buruk bagi Chile yang akan berjuang mempertahankan gelarnya di Amerika Serikat pada 3 - 26 Juni 2016. Sebaliknya bagi Jamaika, ini menjadi modal bagus untuk bertarung di ajang tersebut.

Chile tampil sebagai juara Copa America 2015 setelah di final tepat setahun lalu menaklukkan Argentina lewat adu penalti setelah permainan selama 120 menit berakhir tanpa gol.

Di ajang Copa America Centenario, Chile bergabung di Grup D bersama tim favorit Argentina, Bolivia, dan Panama. Sedangkan Jamaika bergabung di Grup C bersama Meksiko, Uruguay, dan Venezuela.

Copa America sejatinya merupakan turnamen antarnegara yang bernaung di bawah Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol). Tapi khusus dalam rangka memperingati 100 tahun digelarnya tunamen tersebut—dimulai pada 1916—, Conmebol mengajak Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia (Concacaf) untuk ikut serta di edisi tahun ini.

Terdapat enam negara Concacaf yang terlibat dalam Copa America Centenario yakni tuan rumah AS, Meksiko, Kosta Rika, Jamaika, Panama, dan Haiti. Adapun 10 negara anggota Conmebol meliputi Argentina, Bolivia, Brasil, Chile, Ekuador, Kolombia, Paraguay, Peru, Uruguay, dan Venezuela.

Uruguay merupakan juara Copa America terbanyak yakni 15 kali, satu lebih banyak ketimbang Argentina. Brasil juara delapan kali, Paraguay dan Peru masing-masing dua kali, serta Chile, Kolombia, dan Bolivia masing-masing satu kali.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Soccerway
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper