Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSSI Berharap Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Dapat Dilaksanakan Bulan Depan

Jika kompetisi digelar pada Desember 2020 atau Januari 2021 dipastikan kompetisi sulit dilaksanakan.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 29 September 2020  |  15:12 WIB
Ketua Umum PSSI Komjend Polisi Mochamad Iriawan . Bisnis - Himawan L Nugraha
Ketua Umum PSSI Komjend Polisi Mochamad Iriawan . Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PSSI berharap kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 akan kembali bisa digelar bulan depan. Jika kompetisi digelar pada November 2020 akan selesai Maret 2021. Namun, jika kompetisi digelar pada Desember 2020 atau Januari 2021 dipastikan kompetisi sulit dilaksanakan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada jumpa pers yang juga dihadiri Menpora Zainudin Amali dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita di Kantor Kemenpora, Selasa (29/9) siang WIB.

"Kalau dilanjutkan Desember atau Januari 2021, sulit bagi PT Liga Indonesia Baru untuk memutar kompetisi. Sebab, April sudah memasuki bulan puasa dan Mei-Juni, kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Jadi kalau dipaksakan pun pada bulan Agustus 2021. Tetapi, itu juga sulit bagi PSSI dan klub-klub Liga 1 untuk mengikuti agenda FIFA dan AFC,'' kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam situs resmi Liga Indonesia, Selasa (9/29/2020).

Tak hanya itu, jika tidak ada kompetisi tahun ini hingga tahun depan akan menghilangkan satu generasi. Sebab dalam satu tahun banyak pemain yang tidak bisa mengikuti kompetisi, baik di Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3.

''Tentunya akibat penundaan dari kompetisi ini, dampak langsungnya kepada pemain, perangkat pertandingan dan seluruh ekosistem sepak bola. Sebab mereka menggantungkan hidupnya dari sepak bola,'' ujar Iriawan.

Meskipun demikian, PSSI meyakini lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan kembali digelar. Iriawan pun meminta klub, pemain, wasit, dan semua perangkat pertandingan untuk bersabar dan tetap semangat.

Terkait penundaan kompetisi ini, PSSI menghormati dan memahami keputusan yang diambil oleh Kepolisian. Sebab, alasan keamanan, kesehatan, dan kemanusian menjadi yang paling utama dalam kondisi saat ini.

''PSSI juga mengapresiasi klub yang sudah bersemangat berkorban dan mempersiapan tim demi kelanjutan kompetisi ini. Apalagi, banyak tim yang sudah datang ke Yogyakarta dan sekitarnya untuk mempersiapkan diri.''

Terkait dengan timnas U-19 yang kini berlatih di Kroasia, PSSI dan Kemenpora sepakat training camp sekaligus uji coba tetap dilanjutkan di benua Eropa. Setelah dari Kroasia, skuat Shin Tae-yong ini akan bertolak ke Turki atau tetap berada di Kroasia.

Sebab, timnas U-19 yang dipersiapkan ke Piala Dunia U-20 pada 2021 ini akan sia-sia jika kembali ke Tanah Air. Juga, para pemain tidak bisa dikembalikan ke klub karena tidak ada kompetisi. Selain itu jika kembali ke Indonesia akan sulit untuk mencari lawan tanding yang sepadan atau kelasnya yang lebih tinggi.

"Saya sudah berdiskusi dengan Menpora (Zainudin Amali). Bapak Menpora sudah mendukung rencana kami. Kemenpora mendukung TC di Eropa ketimbang harus balik ke Indonesia,'' imbuh Iriawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pssi liga indonesia

Sumber : Liga Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top