Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Maria Siap Ukir Sejarah Baru di PSG

Final perdana bagi PSG di kancah Liga Champions, bakal membawa para pemainya mencatatkan sejarah bagi klub. Termasuk apabila berhasil mengakhiri pertandingan sebagai juara.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 23 Agustus 2020  |  22:34 WIB
Gelandang serang Paris Saint-Germain Angel di Maria - Reuters/Charles Platiau
Gelandang serang Paris Saint-Germain Angel di Maria - Reuters/Charles Platiau

Bisnis.com, JAKARTA - Pemain Paris Saint-Germain (PSG), Angel Di Maria siap menjadi menjadi bagian dalam sejarah klub, jika memenangkan duel final Liga Champion 2019/2020 kontra Bayern Munchen yang digelar pada Senin (24/8/2020).

"Jika kami memenangkannya, maka kami akan menjadi bagian dari sejarah klub [PSG] Kami akan selalu diingat oleh klub karena itu menjadi title Eropa pertama," katanya dikutip dari unggahan akun Twitter @ChampionsLeague pada Minggu (23/8/2020).

Adapun capaian terakhir PSG di Liga Champion adalah putaran 16 besar pada musim 2018/2019. Saat itu PSG disingkirkan klub raksasa Inggris, Manchester United dengan agregrat 3-3 yang unggul pada gol tandang.

Lebih lanjut dikutip dari laman resmi Organisasi Sepak Bola Eropa (UEFA), dalam Liga Champion 2019/2020, lima pertandingan PSG berakhir dengan empat kemenangan dan satu kekalahan.

Sebaliknya, lima pertemuan terakhir PSG kontra Munchen justru didominasi dengan kekalahan.

Raksasa Jerman itu sukses mengalahkan PSG tiga kali di mana yang terakhir adalah pada Desember 2017 yakni dengan skor 1-3 pada ajang yang sama di fase grup.

Terpisah, pelatih PSG Thomas Tuchel menilai tim Bayern Munchen memiliki kelebihan lain yang belum dimiliki oleh timnya, ketika menghadapi final Liga Champions 2019/2020.

Tuchel dalam keterangan resminya di laman UEFA.com mengatakan, Munchen memiliki keuntungan lebih dibandingkan dengan PSG. Pasalnya tim asal Jerman itu sudah beberapa kali terbiasa terlibat dala partai final liga Champions.

Maklum, tim asal Kota Paris, Prancis tersebut baru pertama kalinya melangkah ke final Liga Champions sepanjang sejarah klub. Sementara itu, Munchen sudah berhasil merengkuh juara Liga Champions sebanyak enam kali.

“Sedikit keuntungan bagi Bayern karena mereka terbiasa terlibat di final seperti ini. Namun, itu tidak akan menjadi keunggulan yang menentukan," ujarnya seperti dikutip dari lamanUEFA.com, Minggu (23/8/2020).

Tuchel pun mengaku bakal mengandalkan para pemain andalannya yang pernah mencicipi final Liga Champions. Mereka antara lain, Keylor Navas dan Angle Di Maria yang pernah menjuarai kompetisi tersebut bersama Real Madrid dan Neymar dengan FC Barcelona.

“Saya sudah berbicara banyak dengan Keylor Navas [sebagai mantan pemenang] dan kami juga memiliki Ángel Di María dan Neymar,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Champions PSG Bayern Munchen final liga champions
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top