Persib Sebut Ada Keganjilan dari Sanksi yang Diberikan Komdis

Kuswara menyebut ada keganjilan dari sanksi yang dijatuhkan PSSI kepada Persib. Ada beberapa poin yang ia cermati.
Newswire | 02 Oktober 2018 17:34 WIB
Bobotoh Persib Bandung - Antara/Fahrul Jayadiputra

Bisnis.com, JAKARTA - Manajemen Persib Bandung berencana akan mempertimbangkan untuk mengajukan banding kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, terkait sanksi yang dijatuhkan kepada klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

"Kami sedang berpikir kemungkinan besar untuk mengajukan banding," ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (2/10/2018).

Kuswara menyebut ada keganjilan dari sanksi yang dijatuhkan PSSI kepada Persib. Ada beberapa poin yang ia cermati, Komdis tidak pernah mengundang pihak-pihak yang relevan di tubuh manajemen Persib.

Tidak diundangnya manajemen Persib membuat duduk permasalahan hanya berada di satu pihak saja. Seharusnya, manajemen Persib juga diberikan kesempatan untuk menjelaskan secara rinci terkait masalah tersebut.

"Pihak-pihak relevan seperti manajemen, Panpel, dan pemain tidak pernah diundang Komdis untuk menjelaskan duduk persoalan seperti apa," kata dia.

Ia memandang Komdis PSSI tidak memandang fakta dan permasalahan yang ada secara utuh. Karena itu, Persib kini sedang mempelajari hukuman yang diberikan untuk kemudian dilanjutkan dengan proses banding.

Persib sendiri 'panen' sanksi sebagai buntut dari laga Persib vs Persija. Maung Bandung disanksi dilarang menggelar pertandingan kandang di dalam Pulau Jawa hingga akhir musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.

Untuk kompetisi musim 2019, Persib diperbolehkan main di Bandung dengan syarat setengah musim tidak boleh disaksikan penonton. Itu sebagai buntut dari adanya intimidasi kepada official Persija saat match coordination meeting, melakukan sweeping, pengeroyokan, dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga meninggal dunia.

Suporter Persib juga dilarang menyaksikan laga kandang dan tandang Persib hingga setengah musim 2019 mendatang. Ketua panitia pelaksana pertandingan dan security officer juga dilarang ikut serta dalam kepanitiaan Persib selama dua tahun disertai denda Rp100 juta.

Tidak hanya itu, beberapa pemain Persib juga diberikan sanksi akibat tindakan mereka di lapangan. Jonathan Bauman disanksi larangan bermain dua kali karena menyikut pemain lawan.

Ezechiel Ndouassel disanksi larangan bermain lima kali karena menyikut dan sengaja mendorong kepala pemain lawan. Ardi Idrus mendapat teguran keras karena terlibat keributan dengan pemain lawan.

Berikutnya, Bojan Malisic dilarang empat kali bermain karena menendang pemain lawan. Terakhir, asisten pelatih Fernando Soler turut disanksi tidak boleh memasuki stadion hingga akhir musim kompetisi 2018 karena intimidasi kepada wasit.

Sumber : Antara

Tag : persib
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top