Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dilarang Main di Jakabaring, Sriwijaya FC Pindah ke Stadion PTIK

Sriwijaya FC pindah kandang dalam pertandingan pekan ke-18 GO-JEK Liga 1 2018 melawan Borneo FC. Stadion PTIK, Jakarta, dipilih sebagai lokasi laga pada Sabtu 29 Juli 2018.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 25 Juli 2018  |  17:52 WIB
Dilarang Main di Jakabaring, Sriwijaya FC Pindah ke Stadion PTIK
Pemain Sriwijaya FC sedang berlatih - Antara/Nova Wahyudi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sriwijaya FC pindah kandang dalam pertandingan pekan ke-18 GO-JEK Liga 1 2018 melawan Borneo FC. Stadion PTIK, Jakarta, dipilih sebagai lokasi laga pada Sabtu 29 Juli 2018.

Keputusan ini diambil karena Sriwijaya FC sementara ini tidak bisa menggunakan Stadion Jakabaring, Palembang. Mengingat masih ada renovasi bangku tribune yang rusak dan Asian Games 2018 yang semakin dekat.

“Manajemen sudah mengambil langkah antisipasi setelah kompleks Jakabaring Sports City harus steril. Melawan Borneo FC sudah kami pastikan yang menjadi venue adalah Stadion PTIK,” kata Direktur Pertandingan dan Kompetisi Sriwijaya FC, Augie Bunyamin.

Pertandingan kandang tim berjuluk Laskar Wong Kito berikutnya adalah melawan Madura United, Sabtu 11 Agustus 2018. Namun, untuk lokasi masih belum ditentukan.

Saat ini posisi Sriwijaya FC berada pada urutan papan tengah. Skuat asuhan Rahmad Darmawan telah mengoleksi 23 poin hasil dari 17 pertandingan.

Mereka butuh memaksimalkan pertandingan melawan Borneo FC untuk bisa kembali ke papan atas. Selain itu, momentum pula untuk mengembalikan kepercayaan diri usai kalah 0-3 melawan Arema FC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sriwijaya fc

Sumber : Liga Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top