HASIL PIALA AFF 2017: Indonesia Pesta Gol, Lumat Myanmar 7-1, Raih Peringkat Ketiga

Kesebelasan Indonesia U-19 pesta gol ke gawang Myanmar saat menang 7-1 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Minggu (17/9/2017).
Martin Sihombing | 17 September 2017 17:34 WIB
Tim nasional U-18 Indonesia usai merebut peringkat ketiga Piala AFF U-18/2017 di Myanmar, Minggu (17/9/2017) - aseanfootball.org

Bisnis.com, JAKARTA - Kesebelasan Indonesia U-19 pesta gol ke gawang Myanmar dalam pertandingan perebutan tempat ketiga  Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Minggu (17/9/2017), dengan skor telak 7-1.

Indonesia membuka gol pada menit ke-14 melalui M Rafli. Kemudian, pada menit ke-27, pemain berusia 16 tahun, Witan Sulaeman melalui satu fast break memperbesar kemenangan Indonesia.

Menit ke-36, M Rafli yang lolos melewati pemain Myanmar di sisi kanan kotak pinalti Myanmar diberikan kepada Wittan yang langsung memberikan crossing ke mulut gawang Myanmar dan disundul Egy Maulana, gol 3-0 Indonesia.

Soe moe Kyaw, kapten Myanmar, mendapat kartu kuning pada menit ke-38 setelah mengganjal Asnawi Mangkualam. Kadek menggantikan Nurhidayat, yang dilanggar pemain Myanmar yang terus bermain keras.

Menit ke-47, tembakan pemain Myanmar ditepis kiper Indonesia Aqil, pemain kelahiran 17 Januari 1999. Aqil juga berhasil menepis tendangan Soe Moe Kyaw pada menit ke-48.

Kemudian Aung Wanna Soe mendapatkan kartu kuning pada menit ke-49 karena mengganjal Egy Maulana dari arah belakang hingga Egy terjatuh dan mendapat perawatan.

Indonesia terus menekan. Namun, pada menit ke-58, tendangan M Luthfi dari luar kotak pinalti diamankan kiper Myanmar, Htet Wai Yan Soe.

Menit ke-59, M Rafli mampu menambah gol Indonesia. Dia mencetak gol keempat Indonesia setelah memanfaatkan umpan terobosan Egy Maulana yang menerima bola dari M Iqbal.

M Rafli kemudian digantikan oleh Saghara pada menit ke-63. Dua menit kemudian, pemain Myanmar Myat Khant mendapat kartu kuning setelah pelanggaran keras kepada Wittan menit ke-65.  Begitu juga Htet P Wai memperoleh kartu kuning setelah menginjak M Luthfi pada menit ke-67.

Menit ke-72, Saghara mencetak gol kelima memanfaatkan umpan tarik M Iqbal dari sebelah kanan di dalam kotak pinalti Myanmar.

Merasa belum puas, Indonesia terus menekan. Namun, tendangan M Iqbal pada menit ke-76 dari luar kotak pinalti tipis di sisi kiri gawang Myanmar.

Menit ke-85, giliran Egy Maulana Vikri yang mencetak gol keenam dengan mengolongkan bola di celah antara dua kaki kiper Myanmar, Htet Wai Yan Soe. Dia menerima umpan dari M Iqbal.

Menit ke-91  Pyae Sone Naing mencetak gol tunggal Myanmar. Namun, satu menit kemudian, menit ke-92, Saghara membalas dan mencetak gol ketujuh untuk Indonesia.

Meski tidak tampil di final, pemain Indonesia bermain dengan sepenuh hati saat mereka menghibur beberapa ribu penonton dengan sepak bola yang menarik dan menyerang untuk mencetak tiga gol pada babak pertama sebelum menambahkan gol lebih banyak setelah turun minum.

"Saya mengatakan kepada para pemain sebelum pertandingan untuk tidak menjadi egois dan itu mungkin memberi kontribusi pada tingginya skor hari ini," kata pelatih kepala Indra Sjafri, seperti dikutip dari aseanfootball.org.

"Myanmar masih tim yang berkualitas baik, tapi saya merasa hari ini, kami lebih termotivasi. Kami belajar dari kesalahan pertandingan terakhir. "

Namun, pelatih Myanmar mengatakan Indonesia seperti bemain sendiri melawan bayangan. "Indonesia sedang bermain melawan hantu hari ini. Hanya ada satu tim yang masuk ke dalam permainan dan Myanmar tidak ada di sana," kata pelatih kepala Myanmar, Raban Benlargi.

Tag : piala aff
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top