Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023 Resmi Diluncurkan

FIFA bekerja sama dengan PSSI untuk meluncurkan maskot Piala Dunia U-20 2023 yang diberi nama Bacuya.
Taufan Bara Mukti
Taufan Bara Mukti - Bisnis.com 18 September 2022  |  13:46 WIB
Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023 Resmi Diluncurkan
Bacuya, maskot Piala Dunia U-20 2023 - PSSI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - FIFA bekerja sama dengan PSSI untuk meluncurkan maskot Piala Dunia U-20 2023 yang diberi nama Bacuya.

PSSI dan Kementerian Pemuda Olah Raga (Kemenpora) meluncurkan maskot Piala Dunia U-20 2023 di Bundaran Hotel Indonesia, berbarengan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (18/9/2022).

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, Komite Eksekutif Endri Erawan dan Vivin Sungkono, Direktur Utama Liga Indonesia Baru Ahmad Hadian Lukita, Direktur Operasional Liga Indonesia Baru Sudjarno, dan lain sebagainya.

Hadir pula utusan perwakilan dari FIFA, Jaime Yarza, sebagai FIFA Tournament Director dan Christian Schmolzer sebagai FIFA U-20 Project Lead.

Maskot Piala Dunia FIFA U-20 2023 diberi nama Bacuya atau Badak Cula Cahaya yang terinsipirasi dari Badak Jawa bercula satu, hewan asli dari Indonesia.

Bacuya digambarkan sebagai sosok yang jika bermain sepak bola bersama anak-anak akan merasa gembira dan culanya akan menyala semakin terang.

"Saya berterima kasih kepada pemerintah, Kementerian Pemuda dan Olahraga, bapak Zainudin Amali karena terus mendukung kami hingga saat ini. Hari ini, maskot Piala Dunia U-20 2023 telah resmi diluncurkan. Namanya yaitu Bacuya, Badak Cula Cahaya. Saya juga ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada delegasi FIFA, karena sudah memilih Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang sebelumnya akan dilaksanakan tahun 2021, karena pandemi, dimundurkan menjadi tahun 2023, terima kasih," kata Mochamad Iriawan dilansir dari laman PSSI.

Rencana awal, Menpora Zainudin Amali, Ketum PSSI Mochamad Iriawan, dan rombongan berencana ikut mobil golf yang sudah disediakan panitia. Namun mereka memilih untuk berjalan kaki dan dikawal panitia agar lebih dekat dengan masyarakat Indonesia yang antusias turut meramaikan acara tersebut.

Ini juga menambah semangat Car Free Day setiap hari Minggu di mana sepanjang jalan Sudirman dan MH Thamrin kendaraan bermotor dilarang melintas mulai pukul 06.00-10.00 WIB.

Ada juga drum band yang turut mengiringi pawai maskot Piala Dunia U-20 2023 dengan alunan musik khas daerah Indonesia sehingga sepanjang ruas jalanan dipadati para pejalan kaki.

"Hari ini saya dan kita semua telah melihat maskot untuk Piala Dunia U-20 2023 yang bernama Bacuya, saya berharap kita semua bisa menyukseskan gelaran ini, agar FIFA semakin yakin dan percaya Indonesia akan menjadi tuan rumah yang baik, mungkin saja nanti Piala Dunia Senior akan diselenggarakan di sini, karena menurut survei sekitar 70 persen masyarakat Indonesia menyukai sepak bola dan sangat antusias dengan olahraga ini," kata Menpora Zainudin Amali.

Sementara itu, perwakilan FIFA mengatakan, bahwa peluncuran maskot ini akan menjadi tonggak dalam sejarah sepak bola Indonesia maupun dunia.

"Ini akan menjadi kompetisi FIFA pertama yang berlangsung di Indonesia, peluncuran logo resmi merupakan tonggak sejarah yang menarik dalam perjalanan ini," ujar Direktur Turnamen FIFA, Jaime Yarza.

Piala Dunia U-20 2023 rencananya akan bergulir pada 20 Mei hingga 11 Juni tahun depan. Indonesia terpilih sebagai tuan rumah dan berhak tampil di putaran final Piala Dunia U-20.

Ada enam venue yang akan digunakan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 dan tersebar di enam kota berbeda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

piala dunia u-20 fifa pssi timnas indonesia
Editor : Taufan Bara Mukti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top