Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Marseille Bekukan Tugas Pelatih Andre Villas-Boas

Kontestan Ligue 1 Prancis Marseille memutuskan membekukan tugas pelatih Andre Villas-Boas setelah dia mengeluarkan pernyataan yang tak sejalan dengan kebijakan klub.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 03 Februari 2021  |  08:51 WIB
Andre Villas Boas  -  BBC
Andre Villas Boas - BBC

Bisnis.com, JAKARTA – Klub Ligue 1 Prancis pada Selasa (2/2/2021) tengah malam WIB Marseille membekukan tugas pelatih Andre Villas-Boas setelah dia menawarkan pengunduran diri karena tidak setuju dengan kebijakan klub.

Dia menyoroti kedatangan gelandang Olivier Ntcham dari Celtic pada hari batas waktu transfer, pemain yang "tidak pernah ada dalam daftarnya."

Dalam sebuah pernyataan, klub Prancis itu mengatakan komentar konferensi pers Villas-Boas pada Selasa "tidak dapat diterima".

Mantan bos Chelsea dan Tottenham Hotspur itu mulai bertugas di Marseille pada 2019. Sebelumnya pada Selasa, Villas-Boas mengatakan: "Saya tidak menginginkan apa pun dari Marseille. Saya menunggu jawaban, bisa jadi tidak dan kemudian kita akan melanjutkan kerja sama. Saya tidak ingin uang, saya hanya ingin pergi."

Tentang Ntcham, dia berkata: "Jendela transfer selesai dengan kedatangan pemain baru. Sebuah keputusan yang tidak saya ambil. Saya tidak ada hubungannya dengan keputusan ini. Faktanya, sata tahu itu media pagi ini. Dia tidak pernah menjadi pemain dalam daftar kami."

Marseille mengatakan keputusan untuk membekukan pemain Portugal berusia 43 tahun itu "tak terhindarkan" karena "tindakan dan sikap yang sangat merugikan" klub.

"Investasinya yang luar biasa tidak diragukan dan sebaliknya disambut oleh semua orang selama jendela transfer musim dingin yang ditandai oleh krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya," tambah pernyataan klub.

Klub Ligue 1 juga mengatakan "kemungkinan sanksi" akan dijatuhkan terhadap Villas-Boas setelah proses disipliner.

Villas-Boas membawa Marseille ke posisi kedua di Ligue 1 musim lalu, tetapi pekan lalu mengatakan dia tidak mungkin mendapatkan perpanjangan kontrak setelah Juni dan akan pergi pada akhir 2020–2021. Dia menambahkan bahwa klub itu "memerlukan pembersihan, termasuk saya sendiri".

Marseille berada di urutan kesembilan di papan atas Prancis dan tersingkir di fase grup Liga Champions.

Penangguhan tugas Villas-Boas terjadi 3 hari setelah pertandingan kandang Marseille melawan Rennes ditunda menyusul adegan kekerasan di tempat latihan mereka.

Polisi setempat mengatakan 300 pendukung Marseille "dengan kasar menyerang" petugas di pusat pelatihan pada Sabtu.

Ada sejumlah protes dalam beberapa pekan terakhir oleh fans Marseille tentang cara klub dijalankan, di dalam dan di luar lapangan.

Villas-Boas mengatakan peristiwa akhir pekan itu "tidak ada hubungannya" dengan keputusannya untuk menawarkan pengunduran dirinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

liga prancis olympique marseille

Sumber : BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top