Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden La Liga: Klub-Klub Spanyol Telah Berusaha Berhemat dengan Baik

Menurut Tebas, klub-klub La Liga telah berhemat dengan baik dan komitmen tersebut harus terus dilanjutkan untuk melewati pandemi.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 17 November 2020  |  19:00 WIB
Presiden La Liga, Javier Tebas menjelaskan kebijakan-kebijakan terkini operator liga dalam konferensi virtual Selasa (17/10/2020)  -  Bisnis.com / Herdanang A Fauzan
Presiden La Liga, Javier Tebas menjelaskan kebijakan-kebijakan terkini operator liga dalam konferensi virtual Selasa (17/10/2020) - Bisnis.com / Herdanang A Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden La Liga Javier Tebas mengapresiasi usaha klub-klub peserta divisi teratas Liga Spanyol untuk terus melakukan penghematan dari tahun ke tahun. Menurutnya, kebiasaan tersebut secara tidak langsung turut membantu klub-klub sendiri, sehingga mereka terlatih beradaptasi dengan tuntutan berhemat di tengah pandemi Covid-19.

"Klub-klub, seluruhnya, telah berusaha dengan baik. Tujuan utamanya selalu jelas, yakni mengurangi pengeluaran baik dari segi gaji, perekrutan pemain, dan operasional. Dan ini sangat membantu karena sampai sekarang kita belum tahu kapan stadion bisa kembali dibuka," kata Tebas dalam wawancara virtual eksklusif yang dihadiri Bisnis, Selasa (17/10/2020).

Pandemi Covid-19 memaksa hampir semua klub kehilangan sebagian pemasukan, dan hal ini disadari oleh pihak LaLiga.

"Kita semua tahu bahwa pendapatan dari tiket menyumbang rata-rata pemasukan klub sebesar 45 persen. Untuk itu, kami berharap komitmen yang sudah ada ini bisa terus terjaga sehingga klub-klub bisa bertahan sampai krisis berakhir," tutur Direktur Umum LaLiga Jose Guerra, menimpali ucapan Tebas.

Sejak 2013, La Liga memang terus menerapkan pengetatan batasan belanja untuk seluruh klub. Batas pengeluaran untuk masing-masing klub terus dipangkas dari tahun ke tahun.

Untuk tahun ini pemangkasan terus berlanjut. Real Madrid misalnya, dibatasi tak boleh mengucurkan dana melebihi 468,2 juta euro. Sementara, Barcelona mendapat batasan pengeluaran 382,7 juta euro. Angka ini menyusut dibanding batasan kedua klub pada musim 2019-2020, yang berada di angka 671 juta euro dan 641 juta euro.

"Semuanya saat ini telah berjuang. Setiap klub menghadapi kendalanya masing-masing, dan menjadi kewajiban kami untuk mengawal dan memastikan keuangan klub-klub tetap sehat," tukas Guerra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona Liga Spanyol atletico madrid
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top