Maju ke Final Liga Champions, Ini 4 Pemain Inti Tottenham Musim Ini

Sejumlah pemain kunci yang membuat Tottenham dapat berbicara banyak hingga berpeluang besar menjadi Raja Eropa musim 2018/2019.
Ahmad Rifai | 31 Mei 2019 17:05 WIB
Aksi para pemain Tottenham Hotspur saat menghadapi Ajax Amsterdam dalam laga semifinal Liga Champions / Reuters

Bisnis.com, Jakarta - Tottenham Hotspur dan Liverpool bakal bertarung habis-habisan demi merengkuh piala paling bergensi di Benua Eropa. Pertandingan final Liga Champions edisi 2018/2019 bakal tersaji di Estadio Wanda Mentropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari waktu Indonesia.

Berbeda dengan The Reds yang sudah beberapa kali juara dan masuk final, ini adalah pengalaman kedua bagi The Lily White sejak final terakhir pada musim 1961/1962.

Skuad asuhan Mauricio Pochettino melaju ke final usai menumbangkan Ajax Amsterdam pada babak semifinal dengan unggul agregat gol tandang.

Meski awalnya sempat kalah 0-1 di kandang sendiri lewat gol semata wayang Donny van de Beek, The Spurs akhirnya mampu membalikkan keadaan di Amsterdam ArenA pada paruh kedua leg 2 dengan skor akhir 2-3.

Capaian Pochettino yang berhasil mengantarkan tim asal London Utara dengan skuad 'seadanya' ini patut diacungi jempol. Pasalnya, manajemen Tottenham sejak awal musim ini tidak melakukan belanja pemain.

Fenomena ini mengindikasikan bahwa suatu klub tentu bisa saja menembus final Liga Champions tanpa harus menghambur-hamburkan anggaran kas perusahaan. Namun hal terserbut perlu diiringi dengan kedalaman skuad yang dimiliki sehingga tidak hanya jadi mimpi di siang bolong.

Setidaknya ada beberapa pemain kunci yang membuat Tottenham dapat melangkah sampai sejauh ini hingga berpeluang besar menjadi Raja Eropa musim 2018/2019. Siapa saja mereka?

1. Christian Eriksen

Christian Eriksen merupakan pemain berkebangsaan Denmark yang mengawali karir profesionalnya di Ajax pada musim 2010/2011. Ia melakukan debutnya saat klub asal kota Amsterdam tersebut melawan NAC Breda pada 17 Januari 2010.

Kemampuan Eriksen dalam mengolah si kulit bundar mulai mendapat sorotan saat ia behasil menggondol Talent of the Year di musim pertamanya.

Sempat mengaku sebagai fans kesebelasan asal Italia AS Roma, pria kelahiran 14 Februari 1992 ini justru memilih hijrah ke Tottenham. Ia menandatangani kontrak dengan biaya transfer 13,5 juta euro pada 30 Agustus 2013.

Selama berbaju putih hitam, Eriksen telah menyuguhkan paket lengkap pemain nomor 10. Mengatur permainan, menginiasi serangan, hingga membantu dalam mencetak gol.

Karakteristik Eriksen yang enggan melakukan dribel terlalu lama, kemampuan dalam mencari celah, hingga memaksimalkan ruang sesempit apapun itu membuat sang pelatih Pochettino terkesan.

2. Lucas Moura

Lucas Moura menjadi salah satu punggawa penting Tottenham musim ini. Aksi teranyar Moura yang mendapat sorotan adalah saat berhasil memborong 3 gol usai menang dramatis atas Ajax pada leg ke-2 Liga Champions.

Seperti diketahui, pemain berposisi sayap ini sebelumnya bermain untuk kesebelasan Paris Saint-Germain (PSG). Selama merumput 4,5 musim di PSG, Moura telah mencetak 34 gol dalam 134 laga.

Sebelumnya beredar kabar bahwa kepindahan pesepakbola berpaspor Brazil tersebut akibat kalah saing dengan Naymar Jr, Kylian Mbappe, hingga Angel di Maria.

Yang paling panas, justru mencuat rumor bahwa Moura menyandang status sebagai pemain terbuang. Moura yang semula jadi langganan skuad inti tersisisih kala Neymar mulai bergabung dengan raksasa asal Paris tersebut.

Inilah yang lantas membuatnya memilih hijrah pada bursa transfer Januari 2018. Namun Moura segera menampik hal tersebut dengan menegaskan bahwa laga Derby London-lah yang membuatnya tertarik merumput di Liga Inggris.

3. Heung-Min Son

Heung-Min Son adalah pemain berkebangsaan Korea Selatan (Korsel) yang mulai mendapat sorotan kala dibeli Bayer Leverkusen seharga 10 juta euro dari Hamburg SV pada Juni 2013.

Harganya lantas meningkat 2 kali lipat menjadi 30 juta euro ketika Tottenham kepincut dengan torehan moncer Son yang mampu melesatkan 29 gol dan 11 assist dari 87 penampilan di semua kompetisi Leverkusen.

Performanya terus menanjak di bawah kepelatihan Pochettino. Sosok yang kerap dijuluki sebagai Cristiano Ronaldo-nya Asia ini lambat laun juga bisa diandalkan sebagai penyerang tengah.

Kesuksesan Son yang mampu membawa Tottenham ke final Liga Champions musim ini sepertinya tertular dari Timnas Korsel. Seperti diketahui, Son dan rekan sejahwatnya telah mempersembahkan medali emas Asia Games 2018 yang dihelat di Indonesia usai menumbangkan Jepang.

Pada Premier League musim ini, Son telah tampil sebanyak 31 kali dengan rincian mampu melesatkan 12 gol dan 7 assist.

4. Dele Alli

Dele Alli sempat menjadi wonderkid paling diperhitungkan saat digadang-gadang bakal memecahkan rekor transfer pemain temahal dunia. Pasalnya, kala itu usianya masih 22 tahun tapi sudah mampu menunjukkan kualitas di berbagai kompetisi.

Hal ini tebukti pada musim pertamanya di Tottenham. Ia masuk dalam pemain muda tebaik versi Professional Footballers' Association (PFA) dan berada di peringkat 8 dalam 50 daftar pemain sepak bola terbaik di bawah usia 20 tahun menurut La Gazzetta dello Sport.

Sorotan kian menjadi-jadi kala pemain berposisi gelandang tersebut menorehkan catatan apik pada musim 2016/2017 dengan mampu mencetak 22 gol dan 13 assist dari 50 laga yang dijalaninya.

Yang paling baru, Dele mendapat pujian setinggi langit saat melepas umpan cerdik nan krusial di menit-menit akhir kepada Lucas Moura saat menghadapi Ajax.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions, tottenham

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top