Wakil Ketua Komisi X DPR: PSSI Harus Bangun Sistem Antikorupsi

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) perlu melakukan reformasi total dengan membangun sistem antikorupsi di dalam tubuh lembaga itu.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  12:34 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR: PSSI Harus Bangun Sistem Antikorupsi
Peserta mengikuti Kongres PSSI di Jakarta, Kamis (10/11). - Antara/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — DPR meminta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) membangun sistem antikorupsi di lingkungan internal untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap organisasi olahraga itu.

Wakil Ketua Komisi X DPR Reni Marlinawati mengatakan bahwa persoalan yang dihadapi oleh PSSI sejatinya hanyalah berulang dari kejadian masa lalu khususnya dari sisi transparansi dalam pengelolaan organisasi.

Dia ingin PSSI melakukan lompatan besar dengan melakukan reformasi di internal organisasi yang bercirikan anti-korupsi, transparan, akuntabel dan  kredibel.

“Sebagai lembaga publik, kami sarankan PSSI dapat menggandeng KPK dan lembaga penegak hukum untuk merumuskan peta jalan reformasi di internal organisasi,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip dari situs DPR, Selasa (26/2/2019).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mendorong pemerintah untuk mengawal proses reformasi di internal PSSI dengan meminimalisir tarikan politik praktis dalam proses perubahan di internal organisasi.

Langkah ini semata-mata dimaksudkan agar PSSI benar-benar berubah lahir dan batin. “Perubahan di internal PSSI ini menjadi langkah simultan dengan upaya Satgas Mafia Bola Polri dalam pengungkapan pat gulipat skor pertandingan bola. Upaya bersih-bersih Satgas Mafia tanpa ada dampak konkret jika di internal organisasi PSSI tidak ada perubahan sistem yang antikorupsi,” katanya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
korupsi, sepakbola, pssi

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup