Direksi MU Akan Rapat Bahas Nasib Mourinho, Nama Zidane Kembali Disebut

Direksi MU Akan Rapat Bahas Nasib Mourinho, Nama Zidane Kembali Disebut
Newswire | 10 Oktober 2018 19:50 WIB
Zinedine Zidane saat konferensi pers, di Madrid, Spanyol - Reuters/Juan Medina

Bisnis.com, JAKARTA - Direksi Manchester United akan mengadakan pertemuan dalam pekan kedua Oktober 2018 ini. Sikap mereka dikabarkan terbelah dua, yaitu antara pihak yang membela Jose Mourinho sebagai manajer dan mereka yang ingin memecatnya.

Posisi Mourinho masih dipersoalkan di antara petinggi United. Meski, pelatih asal Portugal itu baru saja membawa Manchester United bangkit dari keterpurukan di Liga Primer Inggris, yaitu dengan mengalahkan Newcastle United 3-2.

Nama Zinedine Zidane masih terus muncul menjelang rapat direksi Manchester United itu, meski sudah berkali-kali dibantah bahwa Zidane akan menggantikan Mourinho di Old Trafford. Selain itu, Wakil Ketua Eksekutif Manchester United, Ed Woodward, juga masih enggan untuk melepas Mourinho.

Agen dari Zidane, yaitu Alain Migliaccio, juga menepis kliennya lagi berhubungan dengan para petinggi di Old Trafford, dalam wawancara dengan Journal du Dimanche pekan lalu, sebagaimana dikutip koran Independent.

“Saya tidak berpikir ia (Zidane) akan menjadi manajer di Inggris. Itu sedikit jauh dari gayanya (ketika menjadi manajer tim). Saya sudah berbicara dengannya. Hal itu tidak benar-benar menarik perhatiannya. Ia memilih beristirahat satu tahun dan tidak akan mengingkarinya sebelum masa itu berakhir,” kata Migliaccio.

Zidane ingin mengontrol penuh kebijakan soal transfer jika menjadi manajer tim. Padahal, hal itu yang tak bisa dilakukan Mourinho di Manchester United pada musim panas lalu.

Di sisi lain, dari keterangan Migliaccio, ada analisa bahwa Zidane hanya mau menerima tawaran Manchester United –seandainya Mou jadi dipecat-, jika mantan bintang pemain tim Prancis dan Real Madrid itu memiliki wewenang besar sebagai manajer tim.

Sumber-sumber di Real Madrid mengatakan Zidane mundur dari jabatannya sebagai manajer tim ini pada musim lalu, karena ia ingin mengadakan regenerasi pemain besar-besaran setelah membawanya memenangi Liga Champions tiga kali beruntun, tapi hal itu tak didukung direksi tim.

Zidane tak ingin hanya sekadar bertahan di Real Madrid sebagai manajer. Tapi, presiden klub, Florentino Perez, tidak mendukung keinginan Zidane tersebut.

Namun, Woodward enggan menyerahkan kekuasaan seperti yang dikehendaki Zidane dalam soal trasfer seperti itu. Pasalnya, saat ini, Woodward sedang dalam proses untuk merestrukturisasi seluruh departemen teknis Manchester United. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan model manajemen sepak bola Eropa kontinental yang lebih modern.

Jadi, untuk sementara, posisi Mourinho yang memasuki musim ketiga di United diperkirakan masih aman. Kecuali, ia kembali menyulut konflik di tim dan manajemen, lantas timnya terpuruk lagi. Kalau itu terjadi, United dan Woodward menoleh lagi kepada Zidane yang punya tuntutan tinggi sebagai manajer.

Sumber : Tempo

Tag : manchester united
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top