Kejutan Besar, Manchester City Disingkirkan Wigan di FA Cup

Hasil luar biasa mengejutkan diterima Manchester City pada babak 16 besar Piala FA (Football Association) setelah disingkirkan Wigan Athletic, kontestan League One, kompetisi level ketiga dalam sistem sepak bola Inggris, dengan skor tipis 0-1.
M. Syahran W. Lubis | 20 Februari 2018 08:03 WIB
Pemain Wigan Will Grigg (kiri) bersama Max Power merayakan golnya ke gawang Manchester City. - Reuters/Andrew Yates

Bisnis.com, JAKARTA – Hasil luar biasa mengejutkan diterima Manchester City pada babak 16 besar Piala FA (Football Association) setelah disingkirkan Wigan Athletic, kontestan League One, kompetisi level ketiga dalam sistem sepak bola Inggris, dengan skor tipis 0-1.

Dalam pertandingan pada Selasa pagi WIB (20/2/2018), Will Grigg dengan tenang mengemas gol penentu kemenangan pada menit ke-79 untuk memicu nyanyian Will Grigg's on Fire bergemuruh di seantero Stadion DW.

Kekalahan ini mengakhiri harapan pemuncak klasemen Liga Primer Inggris City untuk mendulang empat trofi musim ini.

City memainkan seluruh babak kedua dengan 10 pemain setelah gelandang Fabian Delph diusir keluar lapangan pada menit ke-45 akibat pelanggarannya terhadap Max Power.

Namun, pada malam yang layak dikenang bagi para penggemar tuan rumah, yang timnya mengalahkan City di final Piala FA 2013 dan perempat final ajang yang sama setahun kemudian, selalu terdapat sinyal-sinyal perihal akan terjadinya kejutan.

Hal itu meningkat ketika wasit Anthony Taylor, dengan kartu kuning yang sudah ada di tangannya, mengambil kartu merah.

Delph terlihat terkejut, rekan-rekan setimnya yang marah mengelilingi ofisial pertandingan, sedangkan manajer Pep Guardiola murka di tepi lapangan.

Pria Spanyol itu, yang telah frustrasi dengan kegagalan timnya untuk mematahkan pertahanan gigih tuan rumah, harus dipisahkan dari manajer Wigan Paul Cook ketika mereka sedikit bersitegang di lorong menuju kamar ganti saat turun minum.

Guardiola bereaksi dengan memasukkan bek kanan serba bisa Kyle Walker untuk menggantikan pemain sayap Leroy Aziz Sane pada awal babak kedua.

Dia kemudian memasukkan gelandang Kevin de Bruyne untuk mengisi posisi David Silva pada menit ke-65, di mana pemain Belgia itu dengan cepat menambah tekanan terhadap pertahanan Wigan.

Namun, tetap saja City—yang unggul 16 poin di puncak klasemen Liga Primer Inggris, lolos ke 8 besar Liga Champions Eropa, serta masuk final Piala Liga (Carabao Cup) akhir pekan ini versus Arsenal—gagal menemukan jalan untuk mematahkan pertahanan tuan rumah meski mendominasi penguasaan bola hingga 80 persen.

Wigan selanjutnya akan menjamu tim Liga Inggris lainnya Southampton pada perempat final bulan depan, di mana mereka telah mengalahkan tiga tim divisi teratas pada laju indahnya di Piala FA.

Klub asuhan pelatih Paul Cook itu pun menjadi satu-satunya tim di luar peserta Liga Primer yang telah memastikan lolos ke 8 besar atau perempat final.

Masih ada Sheffield Wednesday dan Rochdale yang sebagai klub di luar Liga Primer yang mungkin ikut lolos ke 8 besar. Pada pertemuan pertama keduanya bermain imbang dengan lawan-lawan kontestan Liga Primer. Sheffield Wednesday seri 0-0 versus Swansea City, sedangkan Rochdale imbang 2-2 kontra Tottenham Hotspur.

Oleh sebab itu, dua pertandingan tersebut akan diulang di kandang Swansea dan Spurs, yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari WIB dan 1 Maret WIB.

Hasil lengkap 16 besar: Leicester City 1 vs Sheffield United 0; Chelsea 4 vs Hull City 0; Sheffield Wednesday 0 vs Swansea City 0; West Bromwich Albion 1 vs Southampton 2; Brighton & Hove Albion 3 vs Coventry City 1; Huddersfield Town 0 vs Manchester United 2; Rochdale 2 vs Tottenham Hotspur 2, Wigan Athletic 1 vs Manchester City 0.

Sumber : Soccerway & Antara/Reuters

Tag : manchester city, fa cup
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top