Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PSSI Sesalkan Sikap Suporter Persija & Persib Selepas Piala Menpora

PSSI sangat menyesalkan sikap suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung. Setelah Persija juara Piala Manpora, suporter di Jakarta merayakannya dengan membuat kerumunan. Sementara itu, akibat tim kesayangannya kalah, suporter Persib di Bandung melakukan perusakan.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 26 April 2021  |  14:34 WIB
Suporter Persija Jakarta berkerumun di Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta setelah tim Macan Kemayoran menjadi juara Piala Menpora di final mengalahkan Persib Bandung pada Minggu (25/4/2021)./Antara - Ahmad Tri Hawaari
Suporter Persija Jakarta berkerumun di Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta setelah tim Macan Kemayoran menjadi juara Piala Menpora di final mengalahkan Persib Bandung pada Minggu (25/4/2021)./Antara - Ahmad Tri Hawaari

Bisnis.com, JAKARTA – Persija Jakarta sukses meraih gelar juara Piala Menpora 2021 setelah mengalahkan Persib Bandung dalam final dua leg dengan skor agregat 4–1.

Sayangnya, kemudian pendukung Persija secara spontan tumpah ruah di sejumlah jalanan Jakarta untuk merayakannya.

Selain itu, sebagian pendukung Persib Bandung juga menumpahkan kekecewaan dengan merusak kantor PT Persib Bandung dan melakukan tidak pantas dengan melakukan sweeping terhadap kendaraan plat B.

Head of Dept Suporter Development and Fan Engagement Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Budiman Dalimunthe menyayangkan dua kejadian tersebut.

Padahal, PSSI melalui ketua dua suporter klub tersebut yakni Diky Soemarno (The Jakmania) dan Heru Djoko (Viking Persib Club) terus berkomunikasi agar tidak melakukan pengumpulan massa, karena masih dalam pandemi Covid-19.

"Untuk pendukung Persija kami sudah menjalin komunikasi yang baik dengan Ketua The Jakmania agar tidak ada suporter yang datang ke stadion, nonton bareng dan melakukan konvoi kemenangan. Pengurus Jak Mania sudah memberikan arahan kepada anggotanya untuk tidak melakukan kegiatan itu. Bahkan di Solo, pendukung Persija bisa menahan diri tidak merayakan euforia di jalan," papar Budiman.

Dia menambahkan bahwa untuk pendukung Persib, perusakan terjadi karena mereka kecewa tim kesayangan mereka kalah.

"Bobotoh sebelumnya kami sudah kami edukasi dan berikan arahan kepada mereka agar tidak datang stadion, nonton bareng, konvoi, atau berkerumun. Namun, mereka secara spontan malah melakukan tindakan-tindakan yang merugikan. Ini sangat kami sayangkan dan semoga tidak terulang," kata Budiman sebagaimana dilansir laman resmi PSSI pada Senin (26/4/2021).

PSSI, lanjutnya, meminta maaf atas terjadinya hal-hal yang tak diinginkan tersebut. “Kami akan lebih intens berkomunikasi dengan teman-teman suporter semua klub agar tidak hanya mengawal dan menjaga kondusivitas di kota-kota penyelenggara, tetapi juga intens mencegah euforia dan aksi kecewa di kota asal tim yang sedang bertanding," papar Budiman.

Akibat kejadian tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan langsung menegur Budiman dan menggarisbawahi agar kejadian-kejadian seperti itu tidak terulang.

Apalagi Ketum PSSI sudah memberikan arahan bahwa kepada seluruh suporter agar tidak datang ke stadion, tidak nonton bareng, tidak melakukan kerumunan massa, tidak melakukan konvoi euforia kemenangan atau aksi tidak terpuji bila timnya kalah, hal ini karena masih suasana pandemi Covid-19.

Secara penyelenggaraan Piala Menpora 2021 berjalan sukses, lancar, dan protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Piala Menpora ini juga menjadi momentum menuju kick-off Liga 1 dan 2 2021 yang rencananya digelar mulai Juli.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

persib persija Piala Menpora

Sumber : PSSI.org

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top