Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Piala Menpora : Arema vs Persikabo 1–1, PSIS Lepas Kemenangan 3–0

PSIS Semarang gagal mempertahankan keunggulan tiga gol ketika berhadapan dengan Barito Putera di Piala Menpora dan skor akhirnya imbang 3-3. Hasil seri njuga menandai laga perdana Arema FC vs Peresikabo 1973.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Maret 2021  |  23:51 WIB
Pemain PSIS Semarang Rio Saputro (kiri) berebut bola dengan pemain Barito Putera Kahar Kalu (kanan) pada pertandingan Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/3/2021). - Antara
Pemain PSIS Semarang Rio Saputro (kiri) berebut bola dengan pemain Barito Putera Kahar Kalu (kanan) pada pertandingan Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/3/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Dua hasil imbang mewarnai hari pertama Piala Menpora 2021 yang digelar di Stadion Manahan di Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (21/3/2021).

Dalam pertandingan pembuka, Areema FC bermain imbang dengan skor 1–1 melawan Persikabo 1973.

Pada babak pertama, Arema yang diasuh pelatih Kuncoro berupaya melakukan serangan cepat dengan operan bola dari satu pemain ke pemain lainnya, tetapi selalu gagal karena rapatnya pertahan pemain belakang Persikabo.

Sebaliknya, Persikabo yang mengandalkan serangan balik justru sering merepotkan pertahanan Arema Malang.

Bahkan, Persikabo unggul lebih dahulu pada menit 11 melalui tendangan Ahmad Nuviandani sehingga mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk Persikabo.

Gol Persikabo berawal dari tendangan bola mati di luar kotak penalti yang dilakukan Wawan Febriyanto ke muka gawang Arema. Bola mental jatuh di hadapan Ahmad Nuviadani yang langsung menendang bola ke arah gawang Arema yang dijaga Teguh Amirudin.

Meski telah unggul satu gol, Persikabo yang diasuh pelatih Igor Kryushenko tetap melakukan tekanan dengan mengandalkan serangan balik yang cepat hingga kembali merepotkan pertahanan Arema.

Arema yang tertinggal satu gol terus berupaya meningkatkan tempo permainan dengan serangan-serangan ke jantung pertahanan Persikabo namun kembali gagal karena rapatnya lini pertahanan lawan.

Peluang emas sempat tercipta pada menit 38 melalui kaki Hari Yuda, yang sering mendapat kesempatan di depan gawang Persikabo, tetapi tendangannya masih mampu diblok pemain belakang Persikabo.

Hari Yuda kembali mendapat peluang di menit ke-40 saat tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Persikabo, Syahrul Trisna Fadilah. Tetapi bola yang mengecoh kiper itu arahnya justru melenceng dari gawang Persikabo, sehingga kedudukan tetap 0-1 untuk keunggulan Persikabo.

Kedudukan 0–1 untuk Persikabo bertahan hingga wasit Aprisman Aranda meniup peluit panjang tanda babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, pelatih Kuncoro memperbaiki barisan pertahanan Arema dengan mengganti pemain belakang M. Robi dengan Didik Aryanto untuk menambah kekuatan.

Johan Ahmat Farizi dan kawan-kawan terus melakukan tekanan untuk mengejar ketertinggalan atas Persikabo dan terjadi lagi peluang emas Arema pada menit 32 di babak kedua, tetapi sayangnya bola sundulan kepala Rizky Dwi masih melenceng tipis di atas gawang Persikabo.

Arema FC baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 38 babak kedua melalui sundulan kepala Dendi Santoso, sehingga kedudukan menjadi imbang 1–1.

Gol Arema tersebut berawal dari kemelut di depan gawang Persikabo. Salah satu pemain belakang Persikabo yang berupaya menghalau bola dari serangan lawan, namun bola justru terpental mengenai kepala pemain Dendi Santoso dan kemudian mengarah kencang ke gawang Persikabo.

Dalam pertandingan itu, wasit mengeluarkan empat kartu kuning yakni untuk Syahrul Trisna, Guntut Triaji, Rifad Marasabessy, dan Abduh Lestaluhu, semuanya pemain Persikabo.

Dalam pertandingan kedua di stadion yang sama, PSIS Semarang ditahan imbang Barito Putera dengan skor 3–3. PSIS sebenarnya telah unggul 3–0, tetapi Barito Putra bangkit untuk menyamakan skor 3–3.

Kedua tim saling menyerang sejak kick-off. PSIS yang diasuh pelatih asal Montenegro Dragan Djukanovic sering melakukan serangan balik dari sayap kanan maupun kiri secara bergantian hingga pada menit ke-16. Hari Nur Yuliyanto dan kawan-kawan mendapat peluang emas melalui Anderas Ado.

Andreas Ado mendapat kesempatan melakukan tendangan keras ke arah gawang Barito Putra, tetapi bola masih bisa diblok oleh salah satu pemain belakang Barito dan hanya menghasilkan tendangan sudut untuk PSIS.

PSIS baru bisa mencetak gol pada menit 35 melalui kaki Fandi Eko Utomo. Gol Fandi berawal dari tendangan di luar kotak penalti yang mengarah pojok gawang Barito Putra dan tidak mampu dijangkau kiper Adhitya Harlan sehingga mengubah kedudukan menjadi 1–0 untuk PSIS.

PSIS kembali menambah gol semenit kemudian melalui tendangan Hari Nur Yuliyanto yang memanfaatkan umpan silang Andreas Ado. Kedudukan menjadi 2–0.

Gol ketiga PSIS tercipta pada menit 43 babak pertama melalui kaki kanan Komarudin yang memanfaatkan umpan silang pemain sayap Fredyan Wahyu.

Tertinggal tiga gol, Barito Putra terus berupaya melakukan serangan melalui umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki pemainnya, Namun, serangan tersebut bisa dimentahkan barisan belakang PSIS dan kedudukan 3–0 bertahan hingga wasit Toriq M. Alkatiri meniup peluit panjang tanda babak pertama usai.

Pada babak kedua, Barito Putra yang diasuh pelatih Djadjang Nurdjaman meningkatkan serangan dan berhasil menciptakan gol pada menit 48 melalui Bissa Donald yang memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan sehingga mengubah kedudukan menjadi 3–1.

Wasit M Alkatiri pada menit 75 memberi kartu merah untuk pelatih PSIS Dragan Djukanovic karena melakukan protes keras kepada wasit yang membiarkan pemain tergeletak di lapangan sementara pertandingan tetap berjalan.

Hal tersebut membuat pemain Barito Putra semakin bersemangat dan kembali menambah gol melalui Bayu Pradana di menit 85 sehingga kedudukan menjadi 3–2.

Gol Bayu berawal dari kemelut di depan gawang PSIS dan pemain tengah Barito itu langsung melakukan tendangan yang tidak bisa diantisipasi penjaga gawang Joko Ribowo.

Barito mampu menyamakan kedudukan menjadi 3–3 saat injury time melalui tendangan keras Rizky Pora. Gol ini berawal dari tendangan bola mati di garis sebelah kiri gawang PSIS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arema psis barito putera persikabo Piala Menpora

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top