Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Joan Laporta Jadi Presiden Barcelona: Siapa Bakal Direkrut, Haaland atau Mbappe?

Joan Laporta sukses memenangkan pemilihan Presiden Barcelona dengan mengalahkan dua kandidat lainnya, Victor Font dan Tony Freixa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Maret 2021  |  14:40 WIB
Ujung tombak Borussia Dortmund Erling Haaland./Antara - Reuters
Ujung tombak Borussia Dortmund Erling Haaland./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Joan Laporta sukses memenangkan pemilihan Presiden Barcelona dengan mengalahkan dua kandidat lainnya, Victor Font dan Tony Freixa. Ini akan menjadi periode kedua laporta menduduk jabatan tersebut.

Media Spanyol Marca menyebutkan bahwa Laporta mendapatkan lebih dari 50 persen suara. Dia akan menjabat sebagai Presiden Barcelona hingga 2026.

Pada periode pertamanya, 2003-2010, Laporta terbilang cukup sukses. Dia berhasil membawa La Blaugrana meraih empat gelar Liga Spanyol dan dua Liga Champions.

Salah satu proyek ambisius Laporta pada periode pertamanya adalah membentuk tim yang berisi pemain bintang. Saat itu Laporta bersaing dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez untuk mendatangkan pemain-pemain top dunia.

"Saya mengatakan kami akan memimpin Barcelona ke garis depan dunia sepak bola, dan untuk mewujudkannya kami harus merekrut salah satu dari tiga pemain ini, David Beckham, Thierry Henry atau Ronaldinho," kata Laporta saat itu.

Laporta memenuhi janjinya. Dia memboyong Ronaldihno pada awal musim 2003. Penyerang asal Brasil itu dibeli dari PSG dengan nilai transfer 32,25 juta euro.

Apes bagi Laporta, dia disalip Florentino Perez dalam perburuan David Beckham. Barcelona dan Manchester United sempat disebut telah menyepakati mahar untuk pemain sayap asal Inggris itu akan tetapi Real Madrid berhasil menyalip Barcelona dengan menggelontorkan dana sebesar 37 juta euro.

Pada musim yang sama, Pelatih Frank Rijkaard mulai memasukkan Lionel Messi ke tim senior Barcelona.

Gagal mendapatkan Beckham, Laporta kemudian memboyong Samuel Eto'o pada bursa transfer musim panas 2004. Penyerang asal Kamerun tersebut dibeli dari Real Mallorca pada musim panas 2004 dengan nilai transfer 27 juta euro.

Musim itu, Joan Laporta juga memboyong gelandang Deco dari FC Porto dengan nilai transfer 15 juta euro. Deco dibeli setelah tampil apik dengan membawa Porto menjuarai Liga Champions dan menjadi pemain terbaik di partai final kontra AS Monaco.

Empat pemain bintang tersebut kemudian dikenal dengan Fantastic Four. Mereka bersaing dengan Los Galacticos milik Real Madrid yang terdiri dari David Beckham, Luis Figo, Zinedine Zidane dan Ronaldo

Proyek Fantastic Four Laporta bisa dibilang cukup sukses. Mereka berhasil membawa Barcelona meraih dua gelar juara Liga Spanyol musim 2004-2005 dan 2005-2006 serta satu gelar juara Liga Champions musim 2005-2006.

Laporta tampak tak puas setelah Barcelona kemudian gagal meraih trofi Liga Spanyol musim 2006-2007 dan mengulang sukses diLiga Champions. Alhasil, dia mewujudkan impiannya untuk membeli Thierry Henry pada bursa transfer musim panas 2007.

Kedatangan Henry ternyata tak membuat kekuatan Barcelona semakin menakutkan. Pelatih Frank Rijkaard justru tampak kesulitan menemukan racikan terbaik bagi timnya dengan terlalu banyak pemain bintang. Mereka pun tak meraih trofi pada musim 2007-2008 dan Rijkaard akhirnya digantikan oleh Pep Guardiola.

Ditunjuknya Guardiola sebagai pelatih menandai berakhirnya era Fantastic Four. Dia menjual Deco ke Chelsea dan tak segan membangkucadangkan Ronaldinho yang dianggap merusak tim dengan kebiasaannya berpesta.

Tanpa Fantastic Four, Barcelona terbukti sukses merebut gelar juara Liga Champions musim 2008-2009. Tak hanya itu, mereka juga kembali meraih gelar juara Liga Spanyol plus melengkapi raihan tiga trofi di akhir musim itu dengan menjuarai Copa del Rey.

Joan Laporta tampaknya ingin mengulang kembali kesuksesan Barcelona pada saat itu. Dia sempat sesumbar akan kembali mendatangkan pemain-pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Neymar dan Erling Haaland. Akan tetapi tugas utama dia adalah meyakinkan Lionel Messi untuk tetap bertahan di Stadion Camp Nou.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top