Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Regulasi Handball Kembali Diubah, Diterapkan Mulai 1 Juli

IFAB kembali mengubah aturan handball yang mulai awal musim ini dibuat ketat, sekarang melunak lagi, dengan wasit harus menilai apakah sentuhan tangan dan bola terjadi secara sengaja atau tidak.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 06 Maret 2021  |  02:11 WIB
Striker Chelsea Timo Werner, golnya ke Liverpool karena aturan handball yang ketat. - Sky Sports
Striker Chelsea Timo Werner, golnya ke Liverpool karena aturan handball yang ketat. - Sky Sports

Bisnis.com, JAKARTA – Handball yang tidak disengaja yang mengarah pada peluang mencetak gol atau telah terjadi gol untuk rekan satu tim tidak akan lagi dihukum, kata IFAB, badan pembuat hukum sepak bola. Perubahan tersebut kemungkinan akan diberlakukan di Inggris mulai 1 Juli 2021.

International Football Association Board (IFAB) mengonfirmasi perubahan itu pada Jumat (5/3/2021), mengatakan keputusan itu diambil itu karena "interpretasi insiden handball" tidak diterapkan secara konsisten.

IFAB dibentuk oleh asosiasi-asosiasi sepak bola di Britania Raya dan juga pada akhirnya melibatkan Federation Internationale de Football Association (FIFA), badan sepak bola dunia.

Fulham kalah dari Tottenham karena Josh Maja gagal mencetak gol karena tendangan Davinson Sanchez menyambar lengan Mario Lemina.

Namun, akan tetap menjadi pelanggaran handball jika pemain mencetak gol secara tidak sengaja dengan tangan atau lengannya, atau menggunakan tangan atau lengannya secara langsung sebelum mencetak gol.

IFAB memperketat regulasi handball untuk awal musim 2020–2021 termasuk menyatakan pelanggaran untuk sentuhan tak sengaja bagian tangan ke bola.

Namun, serentetan keputusan handball menyebabkan kritik sengit di seluruh pertandingan dan membuat wasit papan atas Inggris diperintahkan untuk tidak terlalu ketat tentang interpretasi mereka terhadap hukum.

Pejabat Liga Primer Inggris diberi tahu untuk secara khusus fokus pada jarak pemain yang melanggar dari bola dan apakah dia telah mengulurkan lengannya ke luar garis tubuh alami.

Dalam pernyataannya, IFAB juga mengklarifikasi interpretasinya tentang hukum offside terkait dengan definisi handball, yakni lengan di bagian bawah ketiak harus diperhitungkan saat menilai apakah seorang pemain offside atau tidak.

Timo Werner dari Chelsea gagal mencetak gol ke gawang Liverpool pada Jumat dini hari WIB ketika video asisten wasit (VAR) menyatakan bahwa posisi lengannya membuatnya offside.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris fifa

Sumber : BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top