Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Arsenal Ambil Pinjaman Jangka Pendek Pandemi Covid Rp2,29 Triliun

Klub Liga Inggris Arsenal mengambil pinjaman jangka pendek dari program Covid Corporate Financing Facility yang akan dibayarkan kembali pada Mei mendatang.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  00:18 WIB
Bendera Arsenal. - Wallpaperflare
Bendera Arsenal. - Wallpaperflare

Bisnis.com, JAKARTA – Arsenal mengambil pinjaman jangka pendek sebesar 120 juta pound sterling (Rp2,29 triliun) untuk membantu mengatasi dampak pandemi virus corona.

Klub tersebut mengatakan mereka "memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Bank of England untuk Fasilitas Pembiayaan Korporat Covid (Covid Corporate Financing Facility/CCFF)" dengan pinjaman yang dibayarkan kembali pada Mei 2021.

The Gunners adalah salah satu klub yang menyambut kedatangan kembali beberapa penggemar baru-baru ini. Namun, kembalinya para pendukung kemudian dihentikan karena kasus virus corona meningkat dan pembatasan yang lebih besar diberlakukan.

Sebuah pernyataan Arsenal mengatakan: "CCFF dirancang untuk menyediakan keuangan jangka pendek dengan nilai komersial selama pandemi kepada perusahaan yang memiliki peringkat investasi yang kuat dan yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Inggris.”

"CCFF merupakan tambahan dari pinjaman yang diberikan oleh pemilik kami Kroenke, Sports & Entertainment yang memungkinkan kami untuk melunasi utang di Stadion Emirates pada Agustus tahun lalu.”

Bank sentral Inggris, Bank of England, sejak awal Mei tahun lalu memperingatkan bahwa ekonomi negara itu dapat menderita kinerja terburuk dalam 300 tahun karena dampak pandemi virus Covid-19.

Pada akhir Juni 2020 Pemerintah Inggris meluncurkan Project Speed bernilai 250 miliar pound (Rp4,42 kuadriliun) untuk mempercepat proyek-proyek pembangunan utama demi memacu pemulihan ekonomi Inggris yang rontok akibat pandemi virus corona jenis Covid-19.

Warga Britania Raya termasuk Inggris yang meninggal dunia akibat Covid-19 hingga Kamis (7/1/2021) tercatat 77.346 orang dengan jumlah kasus positif total mencapai 2.836.801.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arsenal Covid-19

Sumber : BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top